bismillah

Thursday, February 3, 2011

no tittle

.

kenapa dengan saya..
hati tidak tenang sejak akhir2 ini..
moga tiada apa2 yang berlaku..
maka saya buat keputusan untuk pulang ke malaysia..
reason?
tiada sebab pulang..seperti yang ku katakan tadi..
ketenangan yang ingin ku kecapi..


~aku hanya menangis pada MU sahaja~

sebelum pulang..
setelkan hal yang tidak setel..

hal yang tidak setel :

1. surat kepada s/u PKPMI-CM tentang jemputan ke MT BADAR

2. borang AJK badar..

3. selesaikan report2 lajnah..selesaikan segala2 yang berkaitan MT

4. nie paling yang ditakuti dan digeruni..hal pasal kebajikan student. setelkan pasal tabug kebajikan student..update satatus plja student yang sakit.update status plaja yg koas dan balik malaysia..update pasal pilihan raya PKPMI..

5. lab ortho..pasal klamer..selesaikan segala2 klamer triangle..labial bow..waa tangan ku da luka2..

6. KRS kene setel..jumpe dosen wali..dan buat surat xdatang kuliah dan lab..moga2 lulus la surat ku..makes sure..lab ortho n forensik kene jumpe dr pembimbing..mintx2 xkene marah

6. usrah adik..

7. dan setelkan daurah b4 balik..


~moga aku ikhlas ya ALLAH diatas jalan MU ~

.

Thursday, January 27, 2011

hanya mereka yang aku ada

.

melihat awan..
awan pergi mengikut sang angin..
melihat bintang..
bintang menyorok disebalik bulan..
maka aku pun menoleh pada bulan..
bulan melihat aku merenung padanya
lalu bulan memanggil sang awan gelap..
untuk mengaburi pandangan aku..
kerna bulan tidak mahu berjumpa dengan aku..
apakah sebab mereka begini..
wahai bulan,bintang dan awan..
kenapa kau begini terhadap aku
kau tidak kasihani aku kah?


.

Tuesday, January 25, 2011

saya menulis

.


Waaa..sangat lama sudah meninggalkan dunia blog. BUSY? barangkali. Kini dengan semangat baru,semester baru maka semangat untuk menulis blog pun harus diperbaharui.

tanggal 31 december, tanggal yang membuatkan saya berfikir tentang hidup. Bukan kahwin ya. Namun tentang perjuangan. Dalam masa itu saya mengira selama saya hidup, berapa banyak orang terkesan dengan dakwah yang kita serapkan . Hanya saya yang tahu jawapnnya.

Ok. semseter baru. teruskan perjuangan. Semangat harus diperkuatkan. yang penting STUDY molek2.Pointer dah turun sem lepas. MOGA ALLAH permudahkan.



tenx pada sahabat2 yang sudi meraikan hari ulang tahun walau sudah beberapa minggu yang lepas~

Tuesday, November 16, 2010

pengorbanan nabi IBRAHIM

.


Nabi Ibrahim AS. adalah salahseorang Nabi yang termasuk ke dalam ulul ‘azmi, yaitu golongan Nabi yang salahsatu cirinya memiliki kesabaran lebih dibanding manusia biasa. Beliau juga dikenal sebagai abul adyan (baca: bapak agama). Beliau adalah pengembara spiritual (pencari Tuhan) sebagaimana dikisahkan dalam surah al-An’am ayat 75-76.

Kesabaran beliau dapat kita ketahui melalui penulusuran kisah hidupnya. Salahsatu kisah yang menggambarkan kesabaran beliau adalah kesabaran beliau dalam penantian yang lama menunggu kelahiran seorang anak setelah menikah dengan Siti Sarah (isteri pertamanya). Dan kesabaran beliau dalam melaksanakan perintah Allah Swt. setelah memiliki anak.

Kala itu Nabi Ibrahim As. dengan sabar menunggu karunia Allah Swt.. Sampai tibalah suatu waktu, dengan kerelaan istri pertamanya ia menikah dengan Siti Hajar (istri kedua). Dari pernikahannya yang kedua inilah, ia dikaruniai anak laki-laki yang diberi nama Ismail.

Namun kebahagiaan sebagai seorang yang dirasakan Nabi Ibrahim bersama Siti Hajar kembali diuji oleh Allah Swt.. Ia diperintahkan untuk mengasingkan Siti Hajar serta Ismail yang masih bayi ke bukit Shafa yang gersang nan tandus. Tempat yang jauh dari pemukiman penduduk. Tidak mustahil banyak terdapat binatang buas di tempat tersebut. Tetapi dengan penuh ketaatan dan kesabaran berangkatlah Ibrahim mengantarkan istri dan putranya ke tempat tersebut. Kemudian meninggalkan mereka di bukit gersang nan tandus tersebut.

Selang beberapa waktu Siti Hajar dan Ismail ditinggalkan Nabi Ibrahim, ujian menyapa mereka. Ismail merasakan kehausan. Sedangkan persediaan minuman serta makanan telah habis. Ditambah lagi air susu sang ibu tidak dapat disusukan karena telah banyak keluar tenaga dan asupan tidak ada. Namun, Ismail yang belum cukup faham dengan keadaan ibunya tetap menangis.

Siti Hajar pun diliputi kebingungan. Wajar saja, secara logika di bukit gersang nan tandus akan sangat sulit mendapatkan air. Tapi agungnya pengorbanan seorang ibu tidak terhalang oleh hal demikian. Dengan gigih Siti Hajar berlari-lari kecil (sa’i) menuju bukit Marwah. Dalam pandangannya, ia melihat genangan air di bukit tersebut. Namun, setelah didatangi ternyata yang ia dapati hanya fatamorgana. Lantas ia pun kembali lagi ke bukit Shafa karena setelah tiba di bukit Marwah ia melihat genangan air berada di bukit Shafa. Tapi yang ia dapati fatamorgana jua. Alhasil, ia hilir mudik antara Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Berlari-lari kecil (baca: sa’i) ini menjadi syari’at umat Nabi Muhammad saw., sebagai salahsatu rukun ibadah haji.

Setelah cukup lelah hilir mudik sebanyak tujuh kali antara Shafa dan Marwah, tiba-tiba ia melihat pancaran air dari tanah bawah. Tepat pada bekas jejak kaki Ismail yang selonjor. Air tersebut terus memancar keluar dari permukaan tanah. Sehingga menjadi genangan. Melihat genangan air yang semakin besar itu, Siti Hajar bersyukur atas anugerah Allah tersebut dan berkata pada air itu, “zam zam ya al ma’u” (kumpul, kumpul wahai air). Air tersebut membentuk genangan yang semakin lama semakin besar semacam sumur. Alhasil, ronta dan tangis kehausan Ismail pun dapat terobati dengan air yang penuh berkah. Bahkan sampai saat ini, air tersebut masih tetap memacarkan berkah bagi semua peminumnya dan tiada pernah kering walau sudah miliyaran orang mereguknya selama berabad-abad.

Beberapa tahun kemudian Nabi Ibrahim mendapat ilham dari Allah melalui mimpi untuk menyembelih putranya Ismail. Tepat ketika Ismail telah tumbuh menjadi anak remaja yang ceria dan mulai terampil membantu sang ayah bekerja. Namun dengan kesabarannya, Ibrahim menyampaikan perintah Allah tersebut (ilham) yang didapat melalui mimpinya kepada Ismail dengan diliputi perasaan gundah, “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!”. Ismail menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah bapak akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.” (Q.S. Ash Shaaffaat:102).

Tatkala keduanya telah bersepakat melaksanakan titah Yang Mahakuasa, mereka pun pergi mencari tempat untuk melaksanakan penyembelihan. Tetapi kemudian godaan datang dari syaitan, mereka (Ibrahim dan Ismail) dipengaruhi supaya tidak jadi melaksanakannya. Tetapi dengan komitmen yang kuat mereka berdua tetap akan melaksanakan perintah Allah tersebut. Sampai Ibrahim melempar batu mengusir syaitan di beberapa tempat. Inilah asal mula disyari’atkannya lempar jumrah pada saat ibadah haji.

Setelah tiada lagi yang mengganggu, Ibrahim membaringkan anaknya. Dengan penuh kesabaran dan ketaatan, Ibrahim pun menempelkan sebilah senjata tajam (sejenis golok) ke leher Ismail. Puncak penyerahan diri yang optimal kepada Allah. Namun yang terjadi di luar dugaan mereka. Ketika senjata tajam digesekan ke leher Ismail, Allah menggantinya dengan seekor gibas (sejenis domba) yang besar. Demikian ini menjadi sunnah ibadah qurban yang kita laksanakan pada hari ‘Idul Adha dan tiga hari berikutnya.

Demikian kisah yang dialami keluarga teladan dalam mencapai ketaatan pada Yang Maha berhak ditaati. Pengalaman sang ibu yang diasingkan, ayah yang mendapat perintah untuk menyembelih buah hatinya yang telah lama didambakan serta sang anak yang merelakan diri untuk disembelih.

Mudah-mudahan kita dapat meneladani kesabaran, ketaatan serta pengorbanan di jalan kebaikan yang telah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim As. dan keluarganya. Wallahu a’lam bis showab.

.

Tuesday, November 2, 2010

3 sahabat~~

.




Seorang ulama’ berkata: “Sahabat itu ada tiga (macam); sahabat seperti udara, sahabat seperti ubat dan sahabat seperti penyakit.”

Sahabat seperti udara

Sahabat yang amat engkau diperlukan pada setiap masa seperti udara. Jika dia terputus darimu maka engkau akan mati.


Dia adalah sahabat yang dapat mendekatkan dirimu kepada Allah, menunjukkan ke jalan Allah dan selalu memotivasikan dirimu untuk selalu mengingati Allah.

Oleh itu, janganlah engkau memutuskannya untuk selamanya. Kunjungilah dia, duduk bersamanya, cintailah dan undangilah dia untuk selalu ke tempatmu.

Sahabat seperi ubat

Dia seperti ubat adalah sahabat yang dapat memberikan kebaikan kepadamu. Maka, janganlah engkau memerlukannya melainkan pada waktu yang diperlukan. Contohnya, engkau memerlukan sahabatmu si pembuat roti ketika engkai ingin bersarapan dengan roti. Maka, engkau memanggilnya.

Apabila engkau duduk bersamanya terus-menerus, kemudian engkau berkata: “Aku mencintaimu kerana Allah! Dan aku selalu memerlukanmu! Dari pagi sampai ke petang.”

Maka, ini TIDAKLAH BENAR.

Sahabat seperti ini diperlukan ketika kita memang memerlukannya tanpa harus berlama-lama dengannya.

Sahabat seperti penyakit

Sahabat seperti ini adalah sahabat yang akan menyakitimu. Dia ibarat penyakit membawa maut yang mesti dijauhi. Dialah yang mendekatkanmu kepada neraka dan mengarahkanmu kepada berhala di dunia dan Akhirat. Berlindunglah kepada Allah dari sahabat seperti ini.

Sahabat seperti ini mesti engkau jauhi dan tinggalkan. Engkau mesti lari darinya seperti engkau menjauhi singa.
Seorang ‘abid berkata: “Apabila engkau melihat seorang lelaki yang bermalas-malasan dalam takbiratul ihram bersama jamaah, maka bersihkanlah tanganmu darinya.”

Ertinya, menghindari bersahabat dengannya.

Seorang yang soleh juga berkata: “ Apabila engkau melihat manusia bermalas-malasan melakukan kewajipan yang diperintahkan oleh Allah, maka janganlah engkau bersahabat dengannya.”

Ja’far as-Shadiq berkata kepada anaknya: “Wahai anakku, janganlah engkau bersahabat dengan tiga orang; orang yang derhaka kepada orang tuanya kerana Allah melaknatnya, orang yang keji kerana dia akan menyakitimu dengan kejahatannya dan orang yang suka berbohong kerana kebohongan mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat.”

Ibnu Katsir berkata: “Ashabul Kahfi bersahabat dengan seekor anjing padahal mereka adalah orang-orang yang soleh. Maka, Allah menceritakannya di dalam al-Quran.”

Abu Thalib bersahabat dengan orang-orang yang hina seperti Abu Jahal, maka mereka masuk ke dalam neraka.

“Pada hari itu (Qiamat) sahabat-sahabat karib: setengahnya akan menjadi musuh kepada setengahnya yang lain, kecuali orang-orang yang persahabatannya berdasarkan taqwa (iman dan amal soleh).
(Surah az-Zukhruf : 67)

Dipetik daripada Kitab Nasihat Untuk Orang-orang yang Terlanjur Melakukan Dosa; Dr. ‘Aidh Abdullah Al-Qarni

Wednesday, August 25, 2010

qunut dalam solat terawikh

.


salam 15 ramadhan. Alhamdulillah syukur ke hadrat ilahi sudah setengah ramadhan kita melaluinya. So jom cek graf amalan ibadah kita. Sama ada turun o naek. If turun ALLAH masih bagi kita peluang untuk meningkatkannya pada malam 10 ramadhan terakhir. Yukk kita berlumba2 mendapatkan lailatul qadr.

Alhamdulillah hampir 5 malam saya bersolat terawikh bersendirian dek hambatan kesibukan dunia. Hari ini alhamdulillah saya tidak bersendirian kerna ditemani 2 sahabat saya bagi mengerjakan solat terawikh secara berjemaah. Syukur ya ALLAH bagi peluang kepada kami merasakan ukhwah dan beribadah kepadamu pada malam2 terakhir ramadhan. Sungguh malam ini hatiku sangat tersentuh dan senstif. Mengajar aku untuk lebih berhati2 semasa bercakap. Diam lebih baik dari itu.

malam 16 ramadhan. Bicara pasal qunut. Sahabat ku bertanya, "kenapa nabilah baca qunut tyme solat terawikh". Bicara ku dengan lembut. "16 ramadhan kan ". Diam ku, lidah kelu dari bercakap. Hati berbisik "Tak silap hanya mazhab syafie yang amalkan qunut dalam witir bermula malam 16 ramadhan". jawabku pada sahabat untuk memuaskan hatinya "i'll check pada pak google..later i tell u. Sebab selalu malam 16 ramadhan memang kat rumah baca qunut". taqlid semata2 tanpa mengetahui sumber~~oh nabilah kene ngaji la pas nie pasal mazhab sayfie~~kan da berserabut.ngaji lagi selain 4 mazhab 2..Yang kutahu hanya mazhab syafie yang mengamalkan qunut dalam solat witir. Pak google sila bagitahu i pendapat 3 mazhab 2??




pak google said :

1. Abu Hanifah mengatakan bahwa qunut didalam shalat witir adalah wajib dilakukan sebelum ruku’.Dua sahabatnya, Abu Yusuf dan Muhammad, mengatakan bahwa hal itu adalah sunnah dilakukan sebelum ruku’.

2. Para ulama Maliki dalam pendapatnya yang masyhur serta Thawus dan juga riwayat dari Ibnu Umar menyebutkan bahwa qunut tidaklah disyariatkan didalam shalat witir. Dari Thawus disebutkan bahwa dia mengatakan,”Qunut didalam shalat witir adalah bid’ah.” dari Ibnu Umar bahwa dirinya tidaklah melakukan qunut didalam setiap shalat. Dan yang masyhur dari madzhab Maliki ini adalah dimakruhkan melakukan qunut didalam shalat witir. Ada juga riwayat dari Malik yang menyebutkan bahwa dia melakukan qunut di dalam shalat witir pada pertengahan akhir di bulan Ramadhan.

3. Para ulama Syafi’i didalam pendapatnya yang paling shahih adalah dianjurkan untuk melakukan qunut didalam shalat witir pada pertengahan akhir di bulan Ramadhan khususnya. Apabila seseorang melakukan shalat witir dengan satu rakaat maka hendaklah dia melakukan witir didalamnya dan jika dia melakukan witir dengan rakaat yang lebih dari satu maka hendaklah dia melakukannya pada rakaat terakhir. Ar Rofi’i berpendapat bahwa secara lahiriyah dari perkataan Syafi’i adalah memakruhkan qunut di luar pertengahan akhir dari bulan Ramadhan. Adapun tempat melakukan qunut didalam shalat witir adalah setelah mengangkat kepalanya dari ruku’, inilah pendapat yang benar dan masyhur. Adapun lafazh qunut didalam shalat witir seperti didalam shalat shubuh.

4. Para ulama Hambali mengatakan bahwa disunnahkan untuk melakukan qunut pada satu rakaat terakhir dari shalat witir setelah ruku’, sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairoh dan Anas bahwa Nabi saw melakukan qunut setelah ruku’” Ibnu Qudamah mengatakan,”…. Disyariatkan untuk melakukan qunut didalam shalat witir seperti pertengahan akhir dari bulan Ramadhan…” Seandainya seseorang bertakbir dan menagangkat kedua tangannya setelah membaca (surat) lalu melakukan qunut sebelum ruku’ maka itu dibolehkan, sebagaimana riwayat dari Ubai bin Ka’ab bahwa Rasulullah saw pernah melakukan qunut didalam shalat witir sebelum ruku.’” (al Mausu’ah al Fihiyah juz II hal 12333 – 12336)

Wallahu A’lam

Wahabi g mana dong??bukan wahabi ya salafi..klu mengikut yang saya tahu..hukumnya sama juga dengan mazhab syafie. Tapi qunut dilakukan sama ada sebelum atau selepas ruku'.

pak google said dari kaca mata salafi indonesia~

Bahwa doa qunut dalam sholat witir (di bulan Ramadhan, red) diperbolehkan dilakukan semua sepanjang tahun. [Ishaq bin Rahawaih memilih qunut (witir) dilaksanakan sepanjang tahun, simak Mukhtasar Qiyamullail 125, lihat juga kitab at-Tarjih fii Masaailil Thaharah was Shalah oleh DR. Muhammad bin 'Umar Bazmul hal 362-385. Dan kata Ma'mar:"Sesungguhnya aku qunut witir sepanjang tahun kecuali awal Ramadhan sampai dengan pertengahan saya tidak qunut, demikian juga dikalukan oleh Hasan al-Bahsri, ia menyebutkan dari Qatadah dan lainnya. Lihat Mushannaf 'Abdurrazzaq 3/120 dengan sanad yang shahih. Serta Dari Ibrahim an-Nakha'i telah berkata 'Abdullah:"ia tidak pernah qunut Shubuh sepanjang tahun dan ia qunut witir setiap malam sebelum ruku'." Kata Abu Bakar Ibnu Abi Syaibah:"Ini atsar yang kami pegang. HR Ibnu Abi Syaibah 2/305-306 atau 2/205]".

hope. Keterangan ini dapat memahamkan kekeliruan yang dialami oleh sahabat saya dan juga saya. Moga ibadah kita diterima ALLAH. Tak boley cakap salafi kat cinie sebab ramai yang alergi salafi indonesia. So stop sampai sini sahaja mengenai hukum bacaan qunut terawikh~~

YUkk mengejar cinta dan kasih sayang ALLAH. Tingkat amal ibadah sepanjaang bulan ramadhan. Kejar lah malam lailatul qadr. Sungguh malam i2 lebih baik dari sebulan bulan. Moga kita sama2 memperolehinya.. Ameen.

p/s 1 : ramai yang balik raya awal. Tukar tiket la jawabnya~~slmat menunaikan ibadah puasa. Stop thinkg abot balik raya.
p/s 2 : adek saya yang bongsu..kol memesan ntah apa2. Jawabnya elaunku habes untuk dia jela..huhu

Saturday, August 21, 2010

di sebalik 21 OGOS~~

.




Rememberance of al-Quds Day

Sesungguhnya, TANGGAL 21 Ogos merupakan tarikh yang amat penting dalam lipatan sejarah umat Islam. Apa tidaknya, Pertubuhan Persidangan Islam atau lebih dikenali dengan OIC lahir kerana insiden 21 Ogos. Apakah yang berlaku sehingga persidangan ini tercetus?

Pada 21 Ogos 1969, seorang lelaki berbangsa Australia bernama Dennis Michael Rohan telah membakar Masjid Al-Aqsa.Api menyala besar dan membakar tembok serta mimbarnya yang besar (mimbar Solahuddin).

Api marak dengan dahsyat sekali seolah-olah seluruh Masjid Al-Aqsa akan musnah ketika itu. Sehinggakan pihak bomba juga tidak hadir menghulur bantuan. Tetapi Allah s.w.t telah menyelamatkan Masjid Al-Aqsa dan melindunginya. Akhirnya api dapat dipadamkan.

Setelah itu orang-orang Yahudi membuat pengadilan pura-pura terhadap Rohan. Lucunya, Rohan mendakwa bahawa dia diutuskan oleh Allah untuk melakukan pembakaran itu, bersesuaian dengan berita dari Kitab Zakaria.


Apa yang menyedihkan kemudiannya ialah Yahudi membebaskannya dengan mengatakan Rohan 'gila', dengan kata lain, tidak waras.

Maka, atas sebab itu, Rohan tidak dapat dipertanggungjawabkan atas kejadian tersebut. Bertitik-tolak insiden menghinakan itu, negara-negara Islam di seluruh dunia bangkit mempertahankan tempat suci mereka dan mengecam perbuatan keji terhadap Al-Aqsa.

Maka sejak itu, 21 Ogos tanpa gagal diangkat sebagai Hari Al-Quds sedunia. Ia disambut sebagai tanda memperingati tragedi pembakaran masjid Al-Aqsa.

Tragedi tersebut merupakan catatan sejarah yang paling menyedihkan dalam sejarah umat Islam. Masjid Al-Aqsa yang begitu suci itu dihina sedemikian rupa.

Tidak menghairankan apabila semua umat Islam seluruh dunia 'terbakar' hati dan perasaan mereka kerana tindakan Rohan, pada 21 ogos 1969. Begitulah nasib Tanah suci umat Islam yang ketiga setelah dihuni oleh rejim Zionis.

Perlu diingatkan, isu Masjid Al-Aqsa ini ada hubung kait dengan hal-hal Palestin.

Maka selayaknya, isu Palestin ini merupakan isu yang dipertanggungjawabkan bagi sekalian umat Islam. Satunya kerana, kedudukan Masjid al-Aqsa sebagai Tanah Suci ketiga dalam Islam. Selebihnya ia merupakan kiblat pertama umat Islam selain menjadi bumi didiami para Nabi serta pusat pemerintahan dunia Islam seperti yang dirakamkan dalam hadis Rasulullah.

Bagi masyarakat bukan Islam, isu Palestin menggambarkan ketidakadilan dan kezaliman rejim terhadap bangsa Palestin yang perlu sama-sama dibela dan diperjuangkan.

Hari ini Palestin berada dalam tangan rejim Zionis yang telah merampasnya daripada tangan umat Islam.

Akibatnya, umat Palestin telah dihalau keluar, dizalimi, ditindas, dikambinghitamkan, dipenjarakan dan dibunuh. Nasib yang melanda umat Islam Palestin memerlukan pembelaan dari seluruh umat Islam.

Sebagai usaha pembelaan dan kepedulian, maka Hari Memperingati Al-Quds atau Remembrance of Al-Quds (ROQ) merupakan sebuah gagasan yang menjadi simbol solidariti umat Islam di Malaysia terhadap umat Palestin.

---------------------------------------------------------------------------------

Sampai persoalan kita, KENAPA PALESTIN ? Ya! Kenapa Palestin yang sering menjadi rebutan, bukan negara-negara lain?

Tanah Rahmat

Bagi kedua-dua pihak Islam dan Yahudi, tanah yang didiami oleh Palestin dan Israel sekarang merupakan tanah yang istimewa, yang telah ditentukan oleh Allah sejak ribuan tahun lampau. Bagi umat Islam, di tanah inilah terbinanya Masjidil Aqsa, iaitu masjid ketiga paling mulia di dunia ini, setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Bagi penganut Yahudi pula, tanah tersebut merupakan 'Tanah Yang Dijanjikan Tuhan'kepada mereka. Di situlah nenek moyang mereka berasal (Bani Israel), dan disitulah kampung halaman mereka. Mereka percaya, di tanah itulah terletaknya Bukit Zion, dan situlah tertanamnya Temple of Solomon, iaitu kuil suci mereka.

Atas kedua-dua sebab inilah, tanah tersebut menjadi rebutan antara Muslim dan Yahudisejak dari dahulu, hinggalah membawa kepada pertumpahan darah sekarang.

Bagaimana dengan Kristian pula? Kristian juga, menganggap tanah tersebut sebagai tanah suci. Di Temple of Nazareth, yang terletak ditanah tersebut, merupakan tempat kelahiran Nabi Isa. Di tanah itulah Nabi Isa menyampaikan ajarannya, dan di tanah itu jugalah Nabi Isa disalib (mengikut kepercayaan Kristian).

Sejarah Awal

Sebenarnya sejarah bani Israel wujud sedari zaman Nabi Ibrahim lagi. Namun, kita susuri sedari kependudukan Bani Israel itu di Mesir, sepertimana yang diutuskan Nabi Musa a.skepada mereka. Kita tahu melalui al-Quran, bahawa Firaun dan tenteranya mengejar Nabi Musa dan kaumnya sehingga ke Laut Merah, di mana ketika itu Nabi Musa menggunakan mukjizatnya membelah dan menyeberangi lautan tersebut.

Setelah itulah Nabi Musa dan kaumnya Bani Israel mendiami tanah Palestin tersebut. Kita boleh baca sendiri dalam al-Quran, betapa kaum ini semakin lama semakin besar kepala, meminta yang pelbagai daripada Nabi Musa dan sebagainya. Kita juga boleh lihat kisah Talut dan Jalut yang berlaku setelah kewafatan Nabi Musa,sebagaimana yang diceritakan dalam al-Quran melalui surah al-Baqarah.

Setelah Talut menawan kembali tanah Palestin daripada kekuasaan Jalut, tampuk pemerintahan Palestin disambung pula oleh Nabi Daud.

Seterusnya disambung oleh Nabi Sulaiman, dengan bala tenteranya dan kegemilangan kerajaannya (termasuk haiwan,jin dan angin). Palestin dimiliki oleh Bani Israel, sehinggalah lebih kurang 60tahun sebelum kelahiran Nabi Isa.Pada tempoh ini, kerajaan Rom menekan kependudukan Bani Israel di tanah Palestin tersebut, sehinggalah akhirnya tanah Palestin dijarah oleh tentera Rom dan kaum Bani Israel diusir keluar lalu tersebarlah kaum Bani Israel, atau dikenali sekarang sebagai Yahudi, ke serata dunia. Sejak itu, tanah Palestin menjadi milik kerajaan Rom.

Sehinggalah setelah kelahiran Nabi Isa, seterusnya kewujudan agama Kristian. Lebih kurang pada tahun 300 Masihi, kerajaan Rom di bawah pemerintahan Raja Constantine yang menjadikan Constantinople sebagai pusat pemerintahan, mengalami Kristianisasi. Sejak dari tempoh tersebut, kerajaan Rom menguasai Palestin.

Kedatangan Islam

Palestin kekal di bawah milik kerajaan Rom sehinggalah kelahiran Nabi kita Muhammad s.a.w. Setelah Rasulullah berjaya menubuhkan empayar Islam, beliau wafat pada 632Masihi.

Empayar Islam semakin berkembang dan Palestin berjaya ditawan dari kerajaan Rom pada tahun 638 Masihi. Maka sedari itulah Palestin menjadi milik Islam, sebagai tanah suci yang ketiga selepas Makkah dan Madinah. Sepanjang tempoh tersebut, kerajaan Rom yang telah menjalani Kristianisasi mengalami pelbagai perubahan daripada sudut struktur pemerintahan. Bangsa-bangsa asal Eropah seperti Vikings, Magyar dan sebagainya dikristiankan, dan pemerintahan dikuasai oleh golongan gereja.

Sejak dari 1000 Masihi,tentera Kristian telah melakukan pelbagai usaha menawan kembali Palestin. Pada tahun 1063, Pope Alexander II memberikan 'fatwa' mengerahkan penganut Kristia nuntuk berjuang mendapatkan kembali Palestin, dan barangsiapa yang berjuang diberikan status kemuliaan dan pengampunan tertinggi. Itulah yang dikenalisebagai Perang Salib (Crusades). Akhirnya pada tahun 1099, tentera Salib berjaya menawan Palestin, dan menguasai tanahsuci tersebut selama hampir 200 tahun.

MenawanSemula

Setelah Palestin ditawan,kerajaan Islam yang sedia ada konflik dalaman pada ketika itu, semakin hilang semangat. Keadaan berlanjutan sehinggalah lahirnya seorang pemimpin agung, yang dikenali sebagai Salahuddin Al Ayyubi. Salahuddin Al Ayyubi, menyatukan masyarakat Arab yang ketika itu berpecah belah akibat perbezaan mazhab dan aliran, seterusnya membawa tentera Islam menyerang kembali Palestin. Akhirnya,pada sekitar tahun 1187, ibu negara Palestin berjaya ditawan, dan pada tahun 1291 kubu terakhir tentera Salib di tanah suci tersebut berjaya dimusnahkan.

Sejaki tulah tanah suci Palestin kekal di bawah pemerintahan Islam dengan aman damai. Malahan, penduduk asal Palestin iaitu Yahudi/Bani Israel dibenarkan pulang kekampung halaman mereka, walaupun masih ramai yang bermastautin di luar.Kerajaan Islam berkembang meluas, hinggalah masuk ke era pemerintahan Turki Uthmaniyyah.

Zaman Turki Uthmaniyyah mengalami kejatuhan sejak dari abad ke-19 lagi. Proses modenisasi semaki nberlaku, dan kebergantungan terhadap kuasa barat semakin wujud. Krisis-krisis dan konflik dalaman melemahkan lagi kekuasaan empayar Turki Uthmaniyyah.Khalifah pada masa tersebut hanyalah pada nama. Empayar Islam semakin lemah, dibawah kekuasaan barat seperti Britain dan Perancis.

Perang Dunia Pertama

Akhirnya, pada tahun 1914,tercetusnya Perang Dunia Pertama. Perang ini terdiri daripada dua kuasa besar; iaitu Pakatan Bertiga Britain-Perancis- Rusia menentang Pakatan Pusat iaitu Jerman dan Austria/Hungar. Setelah perang berterusan,negara-negara lain seperti Amerika Syarikat dan Itali menyertai Pakatan Bertiga, manakala Kerajaan Turki Uthmaniyah pula menyertai Pakatan Pusat.

Berada di bawah Pakatan Pusat, kerajaan Turki Uthmaniyyah diserang hebat oleh Pakatan BertigaBritain-Perancis- Russia. Kerajaan Islam Timur diserang dan ditawan oleh Britain. Kerajaan Islam Barat yang menjangkau hingga ke Algeria dan Sudan manakala negara-negara utara Afrika dikuasai oleh Perancis. Kerajaan Islam juga diserang dari utara oleh Rusia, menyaksikan Rusia menawan kawasan utara kerajaan Islam. Perlu diberi perhatian bahawa pada ketika ini, masih belum wujud negara bangsa dan kerajaan Islam disatukan di bawah satu pemerintahan khalifah, manakala setiap kawasan pula ditadbir oleh gabenor masing-masing.

Perpecahan Negara Arab

Pada ketika tempoh inilah, kerajaan Turki Uthmaniyyah mengalami konflik yang semakin hebat. Britain melalui perisiknya yang dikenali sebagai Lawrenceof Arabia, menyuburkan semangat nasionalisme di negara-negara Arab. Pejuang kebangsaan/nasional isme Arab pula menyerang kerajaan Turki Uthmaniyyah.Pemerintah Arab ketika itu, Emir Faisal I, berpaling tadah dan memihak kepada Britain. Sejak itulah kerajaan Arab menjadi tali barut Britain. Pada tahun1915, Britain mula menduduki kawasan Iraq. Akhirnya pada 1917, Britain menduduki semula kawasan Palestin.

Tentera Britain, diketuai General Allenby,memasuki Palestin pada 9 Disember 1917 lalu memberi ucapan, "Hari ini, Perang Salib sudah berakhir".

Pada 1917, Britain mengisytiharkan Deklarasi Balfour, iaitu perjanjian antara kerajaan Britain dengan ketua persatuan Yahudi Britain ketika itu, yang mana antaranya menjanjikan tanah Palestin kepada Yahudi. Penempatan Yahudi di Palestin meningkat, dari 50,000 penduduk sebelum itu kepada mencecah setengah juta penduduk, manakala penduduk Islam Palestin ketika itu hampir mencecah 1.4 juta.

Wakil daripada Yahudi ketika Deklarasi tersebut merupakan seorang Yahudi bernama Chaim Weizzmann.Weizzman juga merupakan seorang saintis, malahan saintis pertama yangmenghasilkan bahan kimia acetone,seterusnya acetone digunakan sebagai cordite, iaitu sejenis bahan letupa nyang menyumbang besar kepada kejayaan Britain dalam perang tersebut. Weizzman mendesak Setiausaha Luar Britain ketika itu, Arthur Balfour, supaya diadakan Deklarasi tersebut.

Dek terhutang budi ke atas sumbangan Weizzman, kerajaan Britain bersetuju. Padamulanya, Britain menawarkan tanah di Uganda kepada Weizmann, namun Weizmann menolak dan mahukan Palestin. Dikatakan, Weizmann bertanya kepada Balfour:

"Encik Balfour, katakanlah saya menawarkan Paris dan London kepada encik, yang mana satukah yang encik mahukan?"

"Tetapi, kami sememangnya sudah memiliki London!"

"Betul itu, tetapi ketika London masih lagi sebuah kawasan paya, kami telah pun memiliki tanah Palestin!"

Akhirnya, British membenarkan kaum Yahudi berhijrah ke tanah Palestin. Pada tahun 1919, EmirFaisal I ketika itu pula menandatangani perjanjian antara beliau dengan Chaim Weizzmann, menyatakan sokongan sepenuhnya beliau dan kerajaan Arab kepada Deklarasi Balfour.

Pada tahun 1919, berakhirnya Perang Dunia Pertama.Kerajaan Islam Turki Uthmaniyyah menerima tamparan hebat setelah kehilangan kawasan-kawasannya yang luas, termasuklah Palestin. British dan Perancis mula menjalankan kolonisasi di tanah-tanah jajahannya. Bertitik tolak daripada situ wujudlah negara bangsa, apabila sempadan-sempadan digariskan memisahkan sempadan agama.

KejatuhanTurki Uthmaniyyah

Pada tahun 1918, tentera kolonial Britain menduduki pusat pemerintahan Turki Uthmaniyyah, iaitu Istanbul.

Pada tahun 1922, setelah tamat Perang Dunia Pertama, sebuah Persidangan Lausanne diadakan, yang antaranya mempunyai beberapa tuntutan seperti sistem khalifah ditamatkan, khalifah mestilah dibuang negeri, harta khalifah dirampas, dan kerajaan turki baru akan ditubuhkan atas dasar sekular.Ya, persidangan tersebut menjanjikan kemerdekaan ke atas negara Turki.

Seorang ahli Parlimen Turki pernah bertanya kepada Lord Curzon, ketua perunding pihak pakatan ketika itu,

"Kenapa hanya Turki dimerdekakan, sedangkan negara-negara Arab yang lain masih di bawah pemerintahan kolonial?"

Lord Curzon menjawab,"Hakikatnya Turki telah dimusnahkan dan tidak akan bangkit lagi, kerana kita telah menghancurkan kekuatannya - Khalifah dan Islam".

Dalangnya utamanya, Mustafa Kamal Attartuk. Dia mengeluarkan ugutan ke atas kabinet Turki ketika itu, lalu merombak parlimen sedia ada yang tidak bersetuju dengan persidangan tersebut. Parlimen kedua yang ditubuhkan juga tidak bersetuju dengan persidangan tersebut. Akhirnya, Mustafa Kamal Attartuk mengadakan konspirasi politik lalu merampas tampuk pemerintahan. 3 Mac 1924, kerajaan khalifah secara rasminya ditamatkan. Pada pagi hari tersebut juga, khalifah terakhir, Khalifah Abdu lMejid II, diusir keluar dan dibuang negeri. Mustafa Kamal Attartuk mengambil mengambil takhta, dan proses pengsekularan bermula.


Holocaust

Keadaan berterusan,sehinggalah naiknya seorang pemerintah Jerman ketika itu, iaitu Adolf Hitler.Ketika tercetusnya perang dunia kedua oleh beberapa sebab, Hitler melaksanakanpelan pemusnahan kaum yang dikenali sebagai ActionT4. Pelan ini merencanakan pembunuhan Euthanasia beramai-ramai keatas golongan tertentu, majoritinya Yahudi. Setelah tamat Perang Dunia Kedua, dianggarkan hampir seramai 6 juta Yahudi di seluruh Eropah mati dibunuh. Setelah mengalami kerugian yang besar, Britain berundur dari Palestin dan tanah-tanah jajahannya yang lain pada 1948.

Penglibatan Amerika Syarikat

Amerika Syarikat, selaku kuasa besar dunia setelah Perang Dunia Kedua, memainkan peranan penting dalam penubuhan negara Israel. Pada asalnya, Israel tidaklah wujud sebagai sebuah negara yang hakiki. Setelah Holocaust yang dilakukan oleh Hitler tamat, jumlah penduduk Yahudi yang ada adalah sedikit, serta mereka hidup dalam kesusahan danketakutan. Pada ketika itulah, Persatuan Yahudi Amerika mengutuskan tuntutan kepada Presiden Amerika Syarikat ketika itu, Harry Truman. Pada November 1947,tuntutan tersebut dibawa ke persidangan Persatuan Bangsa-bangsa Bersatu (PBB) lalu pemisahan Palestin dideklarasikan. Pada 16 May 1948, kerajaan sementara Israel ditubuhkan di Palestin, dengan sokongan dari PBB. Presiden Harry Truman menyokong sepenuhnya penubuhan Israel, maka wujudlah penempatan Israel di tanah Palestin sehingga kini. Presiden Israel yang pertama ialah Chaim Weizmann.



Palestin Sekarang

Sedari peristiwa Holocaust,ramai Yahudi berhijrah ke Amerika atas dasar terbuka negara tersebut terhada pmereka, serta ramai juga yang pulang ke tanah air di Israel. Yahudi di Amerikad iterima dengan tangan terbuka, bantuan dan pekerjaan diberikan kepada mereka atas dasar belas kasihan akibat Holocaust tersebut. Dari situlah, Yahudi di Amerika berkembang dan memegang tampuk ekonomi dan pentadbiran Amerika. Amerika, selaku kuasa besar dunia setelah Perang Dunia Kedua, memberikan sokongan tanpa putus-putus kepada negara Israel, yang didirikan di atas tanah Palestin yang dirampas secara haram.

Sehingga kini, Israe lterus-terusan menyerang Palestin dalam usaha meluaskan sempadannya. Palestin pula berjihad, dalam usaha menawan kembali Masjidil Aqsa. Sejak kerajaan khalifah Islam tumbang, tiada sesiapa lagi yang mahu menyokong Palestin. Negara-negara Islam yang lain tunduk takut dan akur kepada Amerika.



* Sampai bila keadaan ini akan berakhir? Hanya dua; sama ada Palestin akan terus dihapuskan dan Masjidil Aqsa dimusnahkan dalam usaha mereka mencari Temple of Solomon, ataupun tertegaknya kembali kerajaan khalifah Islam yang menyokong perjuangan Palestin.

Di manakah kita? Kita boleh berdiam diri tidak berbuat apa-apa, sekaligus menjadikan kesudahan yang pertamatadi sebagai realiti.

Ataupun, kita boleh berusaha melakukan sedaya upaya menyokong perjuangan Palestin, yang membawa kepada kesudahan yang kedua.



Fikir-fikirkan. 



(sumber....tidak dapat dikenalpasti..hehe)



* "Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan redha kepadamu (Muhammad) sebelum engkau mengikut agama mereka. Katakanlah, sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya). Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tidak akan ada bagimu pelindung dan penolong dari Allah" (al-Quran, surah Al-Baqarah: 120)

Wallahua'lam.


from:
kak fir unhas~~tenx kak

p/s 1 : huhu~ramai sgt yang tnye saya balik ke x tahun nie..dgn nada poyo nya..balik la mak cik2 skalian..terpkse blik awal gara2 tiket sold out n mahal~seribu lebey rggt 2 pegi balik..~
p/s 2 : alhmdulillah sudah 12 hari berpose..moga hari nie lebih baik dr semlm dr segi amlm n ibadah ku~~moga diampunkan dosa2 ku yg lalu~~ameenn