bismillah

Thursday, August 19, 2010

IHYA RAMADHAN datang lagi~~




Ihya ramadhan datang lagi..Yukk sama2 kita memeriahkan bulan ramadhan al kareem..moga dapat manfaatnya dan ganjaran yang besar yg diberi oleh ALLAH..bulan ramadhan bulan rahmat bulan tingkatkan ibadah..

BADAR PKPMI-CM dengan rasminya melancarkan program ihya ramadhan khusus untuk anda keluarga besar PKPMI-CM..bina ukhwah erakan silaturrahim..

IFTAR JAM'IE ~ sabtu jam 4 petang di musolla FK..aktiviti~tadarus+taaruf+sesi muhasabah+tazkirah+solat terawikh secara jemaah

sepanjang program ihya ramadhan pihak badar melancarkan aktiviti membeli sambil menginfak..kutipan infak tersebut akn didermakan pada panti asuhan anak-anak yatim acheh di medan..hulurkan tangan ringankan beban..sama2 kita meringankan beban kepada orang yg berkurang bernasib baek..rezeki ALLAH dimana2 sahaja..Budak jpa+mara+yayasan if nak infak semua duet elaun nda..dialu2kan..juz PM saya..~~

jualan kurma+telekung+madu serta kad raya~~

Monday, August 16, 2010

DO'A JIBRIL tentang RAMADHAN, ORANG TUA dan SHALAWAT (DIAMINKAN oleh RASULULLAH SAW)

Do’a Malaikat Jibril Menjelang Ramadhan: Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:

* Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada)
* Tidak berma’afan terlebih dahulu antara suami istri
* Tidak berma’afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya

Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali.

Melihat matan (isi) hadits tersebut, hadits ini mengandung perintah untuk saling bermaafan sebelummemasuki Romadhon. Bahkan isi do’a itu adalah agar Allah mengabaikan puasa kita di bulan Romadhon jika tidak mengerjakan apa yang disitir hadits itu.

Setelah diteliti oleh ahli hadits, do'a Malaikat Jibril tersebut tidak ada asalnya, bahkan di kumpulan hadits palsu atau dlo'if pun tidak ada.

Hadits-hadits yang ada adalah:

Dari Abi Hurairah Ra, Rasulullah naik ke atas mimbar, kemudian beliau berkata :
"Amin..amin. .amin..".

Kemudian ditanyakan (para sahabat), kepada beliau :
"Wahai Rasulullah, saat Engkau naik ke atas mimbar, Engkau sampai mengatakan Amin (3x) (ada apakah gerangan?)"

Kemudian Rasulullah memberikan keterangan sbb:
"Jibril telah datang kepadaku dengan mengatakan : "Barang siapa yang telah datang kepadanya bulan Ramadhan(puasa) , kemudian dia tidak mendapatkan pengAMPUNan (pada bulan Ramadhan tersebut), maka ia dimasukkan kedalam api neraka, dan Allah jauh dari dirinya, maka katakanlah :Amin"

Kemudian aku meng aminkannya.



"Dan barang siapa yang mendapatkan orang tuanya (ketika keduanya masih hidup), atau salah satu diantara kedua orang tuanya masih hidup, sementara (dia mampu berbuat baik untuk kedua atau salah satu diantara keduanya), kemudian dia tak mau berbuat baik kepada keduanya, atau salah satu diantara keduanya (yang masih hidup tadi), kemudian mati, maka Allah akan memasukkannya kedalam api neraka, dan Allah sangat jauh dari dirinya, maka aku katakan :Amin"



"Dan barang siapa yang dimana namaku disebutkan (didepannya) , kemudian dia tak memberikan shalawat kepadaku, maka Allah akan memasukkannya kedalam api neraka dan Allah sangat jauh dari dirinya, maka katakanlah (wahai Muhammad SAW) (amin), maka aku katakan "Amin" (H.R Ibnu Hibban didalam kitab shahihnya 3:188).



Hadits-hadits yang serupa adalah:

Hadits Pertama

عن جابر بن سمرة أتاني جبريل فقال : يا محمد ! من أدرك أحد والديه فمات فدخل النار فأبعده الله قل : آمين فقلت : آمين قال : يا محمد من أدرك شهر رمضان فمات فلم يغفر له فأدخل النار فأبعده الله قل : آمين فقلت : آمين قال : و من ذكرت عنده فلم يصل عليك فمات فدخل النار فأبعده الله قل : آمين فقلت : آمين

Dari Jabir bin Samuroh rodhiyallahu’anhu, Rosulullah shalallahu ‘alaihi wa sallambersabda: “Aku menjumpai Jibril, kemudian di berkata wahai Muhammad!, barangsiapa yang menjumpai salah seorang dari kedua orang tuanya kemudian ia meninggal, keudian ia dimasukkan ke neraka, Semoga Allah melaknatnya.” Rosulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Amin”. Jibril berkata,”Wahai Muhammad!, barangsiapa yang menjumpai bulan Romadhon kemudian ia meninggal, hal itu tidak menyebabkan ia diampuni dan ia dimasukkan neraka, Semoga Allah melaknatnya.” Rosulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Amin”.Jibril berkata,”Wahai Muhammad!, barangsiapa yang engkau disebutkan padanya ia tidak bersholawat kemudian meninggal dan dimasukkan ke neraka, semoga Allah melaknatnya.” Rosulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Amin”.

(Al Jami’ush Shoghir wa Ziyadatuhu 75 (1/8), Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani mengatakan, Shohih)

Hadits Kedua

عن أبي هريرة : أن النبي صلى الله عليه و سلم رقى المنبر فقال آمين آمين آمين قيل له يا رسول الله ما كنت تصنع هذا فقال قال لي جبريل رغم أنف عبد أدرك أبويه أو أحدهما لم يدخله الجنة قلت آمين ثم قال رغم أنف عبد دخل عليه رمضان لم يغفر له فقلت آمين ثم قال رغم أنف امرئ ذكرت عنده فلم يصل عليك فقلت آمين

Dari Abu Hurairah rodhiyallahu’anhu, Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam menaiki mimbar kemudian bersabda: “Amin, Amin, Amin”. Kemudian dikatakan kepada beliau, “Wahai Rosulullah, Apa (maksud) yang kami dengar ini?. Kemudian beliau bersabda: “Jibril telah mengatakan kepadaku, “Hinalah seorang hamba yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah satunya (masih hdup) namun hal itu tidak membuatnya masuk surga”. Aku berkata, “Amin”. Kemudian Jibril berkata, “Hinalah seorang hamba yang ia telah memasuki bulan Romadhon namun tidak membuat (dosanya) diampuni, kemudian aku berkata, “Amin”. Kemudian Jibril berkata, “Hinalah seseorang yang (namamu) disebutkan padanya namun ia tidak mengucapkan sholawat, kemudian aku berkata, “Amin”

(Al ‘Adabul Mufrod 646 (1/225),Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani mengatakan, Hasan Shohih)

Hadits Ketiga

عن جابر بن عبد الله : أن النبي صلى الله عليه و سلم رقى المنبر فلما رقى الدرجة الأولى قال آمين ثم رقى الثانية فقال آمين ثم رقى الثالثة فقال آمين فقالوا يا رسول الله سمعناك تقول آمين ثلاث مرات قال لما رقيت الدرجة الأولى جاءني جبريل صلى الله عليه و سلم فقال شقي عبد أدرك رمضان فانسلخ منه ولم يغفر له فقلت آمين ثم قال شقي عبد أدرك والديه أو أحدهما فلم يدخلاه الجنة فقلت آمين ثم قال شقي عبد ذكرت عنده ولم يصل عليك فقلت آمين

Dari Jabir bin ‘Abdillah rodhiyallahu’anhu, Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam menaiki tangga mimbar. Ketika naik ketingkatan pertama, Beliau mengatakan “Amin”. Kemudian ketika manaiki tingkatan kedua, Beliau mengatakan “Amin”. Kemudian ketika menaiki tingkatan ketiga, Beliau mengatakan “Amin”. Kemudian para shahabat Rosulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Wahai Rosulullah, kami mendengar anda mengatakan amin sebanyak tiga kali”.Rosulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ketika aku menaiki tingkatan tangga pertama, (malaikat) Jibril shalallahu’alaihi wa sallam mendatangiku kemudian berkata, “Celaka seorang hamba yang ia menjumpai bulan Romadhon kemudian Romadhon itu berlalu, dan hal itu tidak membuatnya diampuni”. Kemudian aku mengatakan “Amin”. Kemudian Jibril berkata, “Celaka seorang hamba yang ia mendapati kedua orang tuanya atau salah seorang dari mereka (masih hidup) tapi hal itu tidak memasukkannya kedalam surga”. Kemudian aku mengatakan “Amin”. Kemudian Jibril berkata, “Celaka seorang hamba yang ketika(ia mendengar) aku disebut namun ia tidak bersholawat”. Kemudian aku mengatakan “Amin”.

(al ‘Adabul Mufrod 644 (1/224)Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani mengatakan, Shohih li Ghoirihi)

Hadits lain yang memiliki lafazh serupa:

Hadits riwayat ‘Amar bin Yasir rodhiyallahu’anhu, dengan lafadz pada hadits Abu hurairah rodhiyallahu’anhu (lihat Musnad al Bazzar 1256 (4/268)).

Hadits riwayat Ka’ab bin ‘Ujzah rodhiyallahu’anhu, dengan status hadits: Shohih menurut al Hakim, dan disepakati adz Dzahabi. (lihat Al Mustadrok ‘Ala Shohihain 7256 (4/170)), Shohih dengan penguatnya menurut Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani.

Hadits riwayat Ibnu Abbas rodhiyallahu’anhu (lihat Mu’jamul Kabir 11115 (11/82)) dengan status hadits: Dho’if jiddan menurut Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani.

Hadits riwayat Malik bin Al Huwairits rodhiyallahu’anhu (lihat Mu’jamul Kabir 649 (19/291)) dengan status hadits: Shohih li Ghoirihi menurut Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani.

Hadits riwayat Anas bin Malik rodhiyallahu’anhu (lihat Mu’jam Ibnu ‘Asakir 1362 (2/143)) dengan status hadits: Shohih dengan penguatnya menurut Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani.

Sahabat Hhikmah...
Memang benar, memnta maaf adalah suatu keharusan, baik kepada orang tua, suami/isteri atau kepada orang di sekitar kita. Tetapi bila sudah membuat berita bahwa Malaikat JIbril berdoa, yang disampaikan melalui lisan Nabi Muhammad shalallaahu 'alaihi wa sallam, dan ternyata Malaikat Jibril dan Nabi Muhammad shalallaahu 'alaihi wa sallam tidak melakukannya, bukankah ini sudah berdusta atas nama Malaikat Jibril dan Nabi Muhammad shalallahu 'alihi wa sallam?

Oleh karena itu kita harus selalu melihat sumbernya, jangan sampai kita berdusta atas nama Rasulullah, atau membantu orang-orang yang memalsukan hadits, karena ancamannya adalah NERAKA.

Seperti yang disebutkan dalam hadits:

……….. “Man kadzaba a’laiya muta’ammidan falyatabawwa maq’adahu minannaar”.

Artinya : Dari Abi Hurairah, ia berkata. Telah bersabda Rasulullah SAW “Barang siapa yang berdusta atasku (yakni atas namaku) dengan sengaja, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya (yakni tempat tinggalnya) di neraka”.
(Hadits shahih dikeluarkan oleh Imam Bukhari (1/36) dan Muslim (1/8) dll)

Artinya : Dari Abi Hurairah, ia berkata. Telah bersabda Rasulullah SAW, “Barangsiapa yang membuat-buat perkataan atas (nama)ku yang (sama sekali) tidak pernah aku ucapkan, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya di neraka”.
(Hadits shahih dikeluarkan oleh Ibnu Majah (No. 34) dan Imam Ahmad bin Hambal (2/321))

Artinya : Dari Salamah bin Akwa, ia berkata. Aku telah mendengar Nabi SAW bersabda : “Barangsiapa yang mengatakan atas (nama)ku apa-apa (perkataan) yang tidak pernah aku ucapkan, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya di neraka”.
(Hadits shahih riwayat Imam Bukhari (1/35) dll, hadits ini diriwayatkan juga oleh Imam Ahmad (4/47) dengan lafadz yang sama dengan hadits No. 1,4,5,6 & 8)


Na'udzubillahi min dzaalik. Semoga Allah selalu memberikan petunjuk kepada kita semua dan dijauhkan dari perbuatan-perbuatan yang menyebabkan masuk ke dalam neraka. Amin

Dan ADMIN mohon maaf dan memohon ampun kepada Allah subhanahu wa ta'ala apabila selama ini
banyak kekhilafan dan kesalahan.

"MARHABAN YAA RAMADHAN"

"SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA"

"Wallahu a'lam bish shawab"

Wednesday, August 11, 2010

solat witir




Alhamdullillah syukur tak terhingga dipanjangkan umur merasai nikmat ALLAH . Alhamdulillah. Hari ini hari kedua saya n house8 sembahyang terawikh berjemaah. Cuma seperti biasa saya akan solat witir secara bersendiri pabila subuh menghampiri. Seperti biasa sahabat saya bertanya "kenapa tidak solat witir secara berjemaah". Saya hanya mampu senyum. Sebab permasalahan ini sering ditanya kepada saya. Letih membahasnya apalagi ditambah dengan diri ini sememangnya amat cetek tentang ilmu hadith.

Dan insyaALLAH saya akan menjelaskan lagi.

Hal ini saya berdasarkan pada riwayat Tirmidzi dari Qais bin Thalq bin Ali dari ayahnya dia berkata, saya mendengar Rasulullah Shallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

لاَ وِتْرَانِ فِى لَيْلَةٍ

"Tidak ada dua kali witir dalam satu malam." Juga apa yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah saw bersabda,”Jadikanlah akhir shalat malam kalian dengan witir."(HR. Tirmidzi no. 470, Abu Daud no. 1439, An Nasa-i no. 1679. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Tidak salah jika melakukan solat witir sebelum tidur yakni selepas terawikh andai kata diri tidak mampu untuk bangun solat tahajud (solat malam). Dan andai kata mampu melakukannya solat malam, maka solat witir tidak perlu diulanginya kerna nabi melarang melaksanakan 2 witir dalam satu malam.

Alasan saya diatas saya merujuk kepada Al Lajnah ad Daimah didalam fatwanya No. 11271


dari Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ خَافَ مِنْكُمْ أَنْ لاَ يَسْتَيْقِظَ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ فَلْيُوتِرْ مِنْ أَوَّلِ اللَّيْلِ ثُمَّ لْيَرْقُدْ …

“Barangsiapa di antara kalian yang khawatir tidak bangun di akhir malam, maka berwitirlah di awal malam lalu tidurlah, ...” (HR. Tirmidzi no. 1187. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Barangsiapa yang tidur dan belum melaksanakan witir namun berniat bangun di akhir malam dan dirinya memiliki kesanggupan untuk melakukannya maka hendaklah dia melaksanakan shalat witir di akhir malamnya, inilah yang paling utama karena saat itu adalah waktu turunnya Allah swt dan mengamalkan hadits ,


اجْعَلُوا آخِرَ صَلاَتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا


”Jadikanlah akhir shalat malam kalian dengan witir." Hadits ini menunjukkan keutamaan dan tidak ada pertentangan dengan hadits Abu Hurairoh,” Kekasihku memberiku tiga wasiat; puasa tiga hari pada setiap bulan, shalat dluha dan tidak tidur sebelum aku shalat witir." Karena hal ini (hadits Abu Hurairoh) adalah hak orang yang tidak memiliki kesanggupan didalam dirinya untuk bangun di akhir malam.

Barangsiapa yang tidur dan belum melaksanakan shalat witir sedangkan dirinya berniat bangun di akhir malam namun dirinya dikalahkan oleh tidurnya maka disyariatkan baginya untuk mengqodho shalat witir pada waktu dhuha dan menggenapkannya dengan satu rakaat,”Apabila Rasulullah saw ketinggalan shalat malam karena sakit atau lainnya, maka beliau melaksanakan shalat pada siangnya sebanyak dua belas rakaat." (HR. Muslim)


WALLAHUALAM. apa yang baik dan mudah diambil. Mudah2an kita tergolong dari golongan yang berilmu. Moga2 perbahasan kali ini dapat melahirkan para cendikiawan yang intelektual bukan membahas untuk memuaskan hati.


p/s : Takziah kepada sahabat saya kartini atas kematian datuknya..inalillah..Mudah2 an beliau ditempatkan digolongan orang yang beriman..ameenn

Tuesday, August 10, 2010

ahlan ramadhan~




hari ini permualaan segala2 nya.
bertemu dengannya membuat hatiku tenang..
setahun sekali berjumpa dengannya..
usah bercakap pasal kerinduan kerna kerinduan ku padanya sungguh menggamit naluri..
menghitung dan terus menghitung..
tidak sedar dia semakin menghampiriku bukan aku yang menghampirinya..
bersediakah aku bertemu dengannya..
resah..makin resah
persediaan..?
aku akui terus hanyut dengan kesibukan duniawi..
kerna dia la..aku sempat menggapai pohon keampunan sebelum lemas dalam lautan yang penuh gelora yakni lautan duniawi..
sungguh ALLAH masih menyayangi aku..
aku diberi kesempatan untuk bertemu dengannya..
aku tersedu2 mengenang dosa2 ku yang lalu..
merintih..
merayu..
agar diampunkan dosa2 yang lalu..
tolong aku ya ALLAH..
jangan pinggirkan aku..
damaikan hati ku..
lahirkan rasa cintaku padaMU..
dalamkan cintaku padaMU..
sungguh aku hamba yang hina ya ALLAH..
terima kasih ya ALLAH beri peluang untuk aku membuat persedian..
bertemu dengannya..
sebagai bekalan untuk aku di akhirat..
ahlan ramadhan..
aku sangat menunggumu..

~terima kasih ya ALLAH~

P/S : maaf saya akui saya malas nak update blog ekoran masa..
p/s 2 : selamat berpuasa pada semua umat islam n para blogger..

Friday, June 4, 2010

palestin vs anda




Sering aku mendengar kata-kata yang ibarat angin lalu tapi sempat singgah di benak fikiran ku “jagalah kau wahai Israel. Kalau aku dapat kau mati kau, aku cincang2 kau macam sambal belacan” . Ketawa ku bersendirian di dalam kelas mendengar perbualan mereka. Lucu sungguh orang yang beremosi. Dulu saat Israel mahu meruntuh dan merampas al-aqsa , emosi aku tidak menentu. Menangis sudah perkara biasa. Marah. Itu sudah menjadi syarat utama. Tetapi bila aku berfikir secara rasionalnya. Kenapa aku mahu marah?. Kenapa aku mahu emosi?. Sedangkan sumbangan aku pada bangsa amat sedikit. Usah bermimpi mahu berjihad di palestin, usah bermimpi mahu syahid menggapai langit ilahi tapi kau sendiri tidak bercita-cita tinggi untuk memaju bangsa sendiri. Aku melihat dengan mata aku sendiri. Menangis aku ya ALLAH. Melihat anak-anak bangsa.

Usah la kau bangga kerna kau sudah berdemostrasi di masjid Negara tentang kekejaman Israel wahai bangsaku, usahlah kau berbangga kerna kau menginfak seringgit untuk rakyat palestin. Tapi kau cuba melihat dari sudut qalbu kau. Cuba kau renungkan hikmah setiap kejadian yang telah ditulis dalam al quran. Kenapa “selama berkurun-kurun palestin tetap dijajah”. Aku masih ingat kata-kata tentera Israel laknatullah “kalian sebut pun nama ALLAH kalian tidak akan menang. Sudah penat telinga ku mendengar perkataan ALLAH. Hasilnya palestin tetap kami punya. BODOH!!”. Anda marah bukan?. Pasti anda sedang emosi. Kenapa palestin dijajah sekian lama. Apa fungsi mesir sebagai Negara jiran. Tugasnya hanya menutup laluan ke gaza atau meruntuh lorong yang dibina untuk menghantar makanan pada rakyat gaza?. Sampai sekarang aku mencari jawaban kemanakah identitas mereka sebagai seorang muslim.

Pernah sahabat ku bertanya bila palestin mahu mencapai kemerdekaan. Lihat. Renung dan berfikir. Tidak salah anda emosi tapi berilah kesempatan otak anda memikir sesuatu yang membina. Berilah peluang untuk anda menjadi hero “paradigma” pada umat islam. berfikir. Bukankah setiap kejadian di palestin memberi satu ruang “vakum” untuk kita bertindak. Bertindak dalam selimut. Ideology-ideologi ciptaan manusia mendesak kita melakukannya dan menentangnya. Tuntut ilmu. Belajar sebanyak mana. Usah la kau bermimpi mahu menjadi salahuddin al ayubi , andai kata al-quran bukan pegangan kau. Iman. Islam mencapai kemenangan saat umat islam sudah membina benteng-benteng yang kuat yaitu keimanan. Ingat sejarah bagaiman sultan al fateh menawan constinople? Anda aplikasilah main-main point yang terdapat dalam sejarah. Bukan senang nak menawan constinople. Ambil masa berabad. Begitu juga dengan alaqsa. Bertahun palestin dijajah.dirampas begitu senang. Rakyat menderita. Sekarang tiba masanya untuk berfikir strtegi menawan aqsa kembali. Fikir strategi bukan dengan emosi tapi landaskan dengan roh islam,akal dan iman yang kamilah , yakinan sadiqan, serta ketqwaan yang tinggi pada ALLAH. Sekarang kita menunggu seorang khalifah yang bijak dalam membuat strategi dalam membebaskan palestin ditangan yahudi. Siapakah khalifah itu. Mungkin Anda lah calonnya. umat menanti siapakh bakal menjadi Muhammad alfateh dan salahuddin ayubi yang baru. Jom berlumba-lumba untuk menjadi seperti “mereka”

Akhlak

Emosi satu akhlak juga kah? Ya. Itu menunjukkan sampai mana tahap kesabaran kamu. Maka jika anda mendengar berita-berita tentang gaza, maka janganlah anda emosi. “celaka kau Israel.” Tapi yang saya pelik selepas menghambur sumpah dan serenah yang tidak sepatutnya diucapkan sempat lagi join karoeka tengah-tengah malam. Itulah aksi orang muda kita. Generasi baru untuk 1 malaysia juga.

Ingatkah anda, satu ketika kita digemparkan berpuluh-puluh kes pembuangan bayi secara sembunyi. Dan seorang yang amat berhormat mengumunkan langkah-langkah untuk mencegah pembuangan bayi dengan membina satu rumah khusus untuk “bayi luar nikah”. Dalam benak fikiranku, bukan kah langkah ini menggalakkan orang berzina. Satu lagi idea yang yang agak menarik, “pengajaran reproduksi akan dilaksanakan pada tahap sekolah rendah”. Serius. Saya tidak tahu apa motifnya. Tapi kalau direnung kembali, kenapa tidak kita kaji dan selidik balik silibus pendidikan islam sekolah rendah. Dilihat banyak yang salah dan mengelirukan tentang silibus pendidikan islam. saya rasa Itulah yang terbaik untuk generasi 1 malaysia. Pendidikan islam adalah asas utama dalam pembentukan jati diri serta akhlak manusia. Maka untuk menerapkan akhlak yang baik pada generasi 1 malaysia, maka ubah la silibus pendidikan islam. tambahkan kredit hour subjek tersebut. Ini tidak 2 jam untuk seminggu. Lepas tu jadikan subjek islam sebagai subjek utama UPSR. Haiyaa..tak kan la aku nak pikir pastu sound kat parlimen cakap silibus tu tak betul. (sori teremo). siapalah menteri pelajaran ni. Itulah basic agama tak da. Dok tuntuk ideology-ideologi kafir tu.

So. Berbalik pada main title. Semua mahu yang terbaik untuk diri dan umat islam. semua impikan jihad, impikan islam tertegak di mata dunia. Jangan jadikan mimpi itu satu mimpi yang kosong tapi jadikan ia satu reality. So. Bak to basic. Renung balik pada diri. Akhlak kita bagaimana. Apa sumbangan kita pada bangsa? Jihad kita pada bangsa. Anjakan paradigm seorang pejuang bagaiman? Dakwah anda? Graf iman kita macam mana. Semua itu harus direnung. Jangan disebabkan emosi kita pada Israel laknatullah hilang pedoman kita, hilang akhlak kita, ciri-ciri islam pun tak der da dalam diri kita. Takziah untuk anda.dan tahniah untuk Israel kerna anda Berjaya memecah belah umat islam. so anda dah temu jawapan kenapa palestin masih dalam kedaan begitu

If siapa ada FB, janganlah buat status tentang apa yang anda buat. Upload gambar yang tiada gunanya. Buat sesatu yang menajam fikiran. Nyatakan pendapat anda tentang isu semasa. Guna FB untuk bantu islam. untuk bebaskan palest. Dalam masa yang sama selitkan elemen dakwah, mesej yang ingin dibawa. TOLONG TAJAMKAN FIKIRAN ANDA.!! EXPLORE DIRI! (refelks pada diri sendiri)

Jangan pandai demo. Tapi ciri islam langsung tiada dalam diri. Walhhualam.

“Palestin mengajak anda kembali kepada islam”

Siapa yang terasa membaca blog saya mohon dimaafkan. (ok lagi saya tak tulis nama dia kat dalam blog ni)

Thursday, June 3, 2010

exam final



p/s : balik..?no mood..maaf
p/s 2 : gud luk semua sahbt2 yg exam..

Tuesday, April 6, 2010

hukum menganut banyak mazhab




bismillahhirrahmanirrahim

teringat ketika saya mengikuti pengajian mualim di jalan pembangunan tentang hukum bermazhab. Persoalan itu bermain-main diminda saya. Masakan tidak, hukum menganuti berbagai mazhab diharuskan sejak saya bersekolah dan memang saya aplikasinya sejak di sekolah maahad lagi. Namun, info yang menarik saya terima dari mualim yang mengatakan tidak boleh memegang satu mazhab dan alasannya berkaitan dengan talfiq.Saya menerima alasan beliau dengan hati yang terbuka walau hampir sebulan saya mengambil masa untuk menerima jawapan beliau. Namun dalam masa yang sama saya mencari jawapan untuk alasan saya kenapa diharuskan bermazhab.

Kata al-Imam Ibn Hajar al-Haitami,al-Imam Alawi al-Saqqaf , dan para ulama yang lain:

“ Harus bagi seseorang tersebut untuk berpindah-pindah daripada satu mazhab ke mazhab yang lain (mazhab empat), walaupun dengan berseronok-seronok, sama ada berpindah secara berterusan atau secara sekejap sahaja(kemudian kembali semula ke mazhab asal).”

Pendapat mualim bagi permasalahan berkaitan dengan talfiq menimbulkan minat saya untuk mengkaji nya kerna saya sedar ilmu di dada amatlah cetek sekali.Ingin saya jelaskan di sini berkaitan talfiq .Berdasarkan kefahaman saya serta pendapat ulama adalah,berpindah-pindah mazhab dibenarkan dengan syarat tidak berlaku talfiq yang diharamkan(sehingga menyebabkan berlaku perkara yang tidak dikatakan oleh seorang pun dikalangan ulama Islam).

Masih saya ingat ketika saya di matrikulasi seorang sahabat mengatakan "dibolehkan mengamalkan pelbagai mazhab asalkan faham dan tahu keadaan mazhab dan aplikasinya. Dan hanya dibolehkan 4 mazhab sahaja". Senang saya bagi sebuah contoh jika mahu aplikasi berbagai mazhab tanpa berlakunya talfiq yang diharamkan.


Mengambil wudhuk dengan menggunakan mazhab syafie(menyapu sebahagian kepala), kemudian selepas itu orang tersebut menyentuh ajnabiah(wanita bukan mahramnya) dan ingin pula mengikut mazhab Abu Hanifah yang mengatakan menyentuh wanita tidak membatalkan wudhuk. Maka seolah-olah jika para imam tersebut dikumpulkan semula di hadapan kita kelak, kesemuanya tidak mengi’tiraf perbuatan kita. Al-Imam Syafie akan menyebutkan bahawa wudhuk kamu seperti yang kami sebutkan cuma bagi kami jika menyentuh wanita @ disentuh akan membatalkan wudhuk. Orang tersebut menjawab: Aku menyentuh mengikut mazhab Abu Hanifah. Maka Imam Abu Hanifah pula akan menjawab: Memang benar mazhab kami mengatakan bahawa wudhuk tidak akan batal jika disentuh atau menyentuh wanita ajnabiyah(kerana bagi mazhab Abu Hanifah , bersetubuh barulah membatalkan wudhuk) tetapi cara kamu mengambil wudhuk bukanlah seperti yang kami letakkan (kerana hanya meyapu sebahagian kepala sahaja) .Kata Imam Abu Hanifah lagi: Bagi mazhab kami, wajib menyapu kepala keseluruhannya. Jadi kamu tetap tidak mengikut mazhab kami.

"Yang dimaksudkan dengan talfiq yang diharamkan adalah mengumpulkan dan menghimpunkan pendapat ulama di dalam satu masalah yang sama menjadi satu masalah yang mana ianya tidak pernah langsung disebutkan oleh mana-mana ulama."


Tetapi jika berwudhuk menggunakan mazhab Syafie, kemudian berniaga di pasar menggunakan mazhab Abu Hanifah, keesokkan harinya berwudhuk menggunakan mazhab Abu Hanifah dan seterusnya maka tiadalah masalah padanya dan ia dibolehkan

Benarlah kata-kata Imam Ibn Mubarak rahimahullah:

الإسناد من الدين, لولا الإسناد لقال من شاء ما شاء

Maksudnya: Sistem sanad tersebut adalah sebahagian daripada agama Islam, kalaulah bukan kerana sistem ini, maka orang akan menyebutkan apa sahaja yang dia ingin sebutkan

Maka saya simpulkanya,para ulama tidak pernah menghalang untuk kita berpindah-pindah mazhab, malah tidak mewajibkan untuk kita berpegang dengan satu-satu mazhab (tanpa membenarkan untuk berpindah mazhab).

Jika ada yang salah berkaitan dengan hukum hakam mohon dibetulkan. Dalil serta hukum berdasarkan dari blog ustaz nazrul

Teringat plak kes kartika ketika membaca blog ustaz zulkifli nordin. Saya tengah kompius dalil dan sirah sahabat yang dipakai untuk menangani kes kartika(hukum hudud).Serius. Siapa boleh bantu saya?


p/s 1 : Geram sunggug\h dengan blogspot nie. Masakan tidak boleh diwarna kan font dan besarkan. Problem la guna windows 7 banyak xboleh support. Menaip pun payah
p/s 2 : ujian da habes. Alhamdulillah segala puji bagi ALLAH.
p/s 3 : IA saya akan balik malaysia 14.6
p/s 4 : sejak akhir2 ini semakin takut dengan kematian. YA ALLAH segala amalanku tidak cukup untuk buat sebagai bekalan di akhiratMU kelak. AMPUNILAH DOSA2KU YA ALLAH.



.