Wednesday, February 27, 2013

Tershaklee

Bismillah. In the name of Allah, the most gracious and the most merciful.


Saya bukan nak promote shaklee suruh beli. Jangan salah faham. Sya bukan pengedar tapi hanya pengguna.  Saya nak share kelebihan vitamin C, vita lea (iron) dan B kompleks yang saya turut alami. Dah 3bulan kot saya konsumsi vitamin tu. Perubahan? Tak dela perubahan mendadak dari muka "ugly betty" ke muka Lisa Suriani. Nak cakap luar biasa tak delah sangat. Tapi ada la sedikit perubahan. :)

Dulu saya cepat penat. Masa tu saya kat departemen "dental public health". So kene keluar buat research, masuk pusat kesehatan masyarakat aka puskesmas  (kat malaysia nama poliklinik kampung mungkin). Dulu saya biasa keluar jam 7 balik hampir jam 4. Saya mudah penat. Saya mudah jatuh sakit sejak masuk co-ass. Dan sebulan tu ada la 4 kali saya demam. Dan bila saya demam, badan saya sangat resisten dengan obat2 pil. Demam malam, bila nak kerja (co-ass) saya menggigil. Dan saya tak boleh berdiri lebih dari 2 jam. Kalau tak saya pening. Pokoknya sejak masuk co-ass saya senang sakit. Mungkin depress.Haha. Tapi badan saya kalau makan obat demam sekali pun tak baik juga. Jadi tuk effect yang lebih cepat saya selalu suntik. Dan saya trauma dengan jarum walau selalu suntik orang. Hahaha

Bila saya story my situation kat sahabat saya cik tirea. Dia suggest saya shaklee. Teruja dan harap saya lebih kuat antibodi dari biasa. Ya memang ada perubahan. Saya tak demam. Malah saya boleh berdiri lebih dari 4 jam waktu treat patient. Dan bila balik saya tak penat sangat macam biasa. Dan kadang2 saya boleh stay up sampai jam2 pagi. Dan lebih sangat teruja. Bila saya pakai spect, saya mudah pening. Ingat power naik. So periksa la mata. Errr. Power saya turun. So saya jarang la pakai spek tapi kena beli spek baru dengan power yang baru. Isyhhhhhh. Duet keluar lagi T-T.

Oh ya lagi satu. Saya ni tekanan rendah. Hemoglobin kurang. Bila makan vita-lea. Tekanan back to normal. Tapi makan sebiji je. Tak suka makan dua biji sebab besar sangat dan malas. Saya ni jenis tak suka makan pil. Kalau boleh nak blender je vitamin tu. 

Tapi nak katakan. Banyak la manfaat saya dapat dari makan shaklee. Bila seminggu saya tak makan vitamin tu. Mula la jeragat saya naik. Kalau saya konsisten makan vitamin tu, tak pakai cleanser pun xpe. Sebab saya ni jenis yang suka tidur rumah kawan. So selalu tak bawa cleanser dan kalau nak cuci muka kena pakai yang "garnier" sahaja. Tapi tiba2 tertarik dengan enfuselle. Macam nak try. Tapi tunggu la ada duet. Bulan ni banyak pakai duet. Kalau cik tiera nak kasi free pun saya xsegan nak pulang malaysia semata2 nak ambil. Errr.

Perubahan tu sahabat2 saya kat rumah pun perasan. So sempat la promote tuk kebaikan dorang. Sebab dorang ni jenis yang suka study. So bila orang suka study medic ni, die pentingkan kesehatan. So kalau nak order boleh cari kat facebook dia " Athirah Ab Razak"

Kita dituntut menjaga kesehatan. Sehat itu nikmat. Badan yang kita pinjam ni pun satu amanah dari Allah. Maka jaga sebaik mungkin amanah Allah. 


Diriwayat kan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua bentuk kenikmatan yang seringkali dilalaikan, yakni kesehatan dan waktu senggang.”

Sementara dalam Sunan Tirmidzi dan yang lainnya secara marfu’, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :


Barangsiapa yang bangun pagi hari dalam keadaan sehat wal afiat tubuhnya, cukup sandang pangan pada hari itu, tak ubahnya ia mendapatkan seluruh dunia ini.”


Sementara masih dalam Sunan Tirmidzi juga secara marfu’ disebutkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, ”Kenikmatan pertama yang akan dimintai pertanggungjawaban dari seorang hamba di hari kiamat nanti adalah, ‘Bukankah telah menyehatkan tubuhmu? Bukankah kami telah memberikan padamu air yang sejuk?


Dalam musna Imam ahmad diriwayat secara marfu'. Bahwa Nabi Salallahualahi wassalam bersabda :


"mintalah kepada Allah keyakinan dan kesehatan karena seorang hamba tidak pernah diberikan kebaikan setelah keyakinan melebihi kesehatan.


:)

Tuesday, February 12, 2013

Membebel


Kisah ku

Lewat petang baru sampai kerumah. Penat usah dikira. Disebabkan ahli bait tidak ada dirumah, aku tak segan silu untuk berbaring atas katil yang empuk untuk sekian lama. Begitula rutin ku saban hari. Duduk dirumah mewah seorang diri mendorong ku ke arah futurnya iman. Sungguh sadis diriku yang bernama hamba.

Malam menghabiskan masa dengan membaca blog, update isu2 menarik dan lastly baca jurnal the latest untuk persediaan besok. Susun alat, improvekan skilss, tingkatkan kemahiran berkomunikasi dengan pasien dan yang paling penting cukup tidur agar kaki tidak menggigil untuk berdiri dalam waktu yang lama.

Keesokan pagi, jam 7.30 sudah cabut ke RSGM (rumah sakit gigi dan mulut). Membuat sebaik mungkin dan sudah pasti dalam kepala nak habes cepat klinikal. Selesai menunaikan amanah, jam 3 pulang dan kalau larat cari pasien. Begitulah rutin ku setiap hari. SETIAP HARI!

Tidak ubah seperti robot. Dan aku kini kehabisan bateri untuk bergerak.

Kisah ku di OS

Sudah 5 minggu masuk oral surgery. Pengalaman yang sangat menarik. Dapat try buat alveolektomy. Dan dapat tengok dr specialist  buat operation secara live. So berdiri kat situ dan try ingat prosedur2 yang kene buat. Senang kalau dapat buat specialist kt OS. Pokoknya sangat best. Tapi ada satu insiden tu buat aku tobat tak nak ingat balik. So terpaksa refresh untuk dijadikan muhasabah dan pengajaran.

Waktu tu minggu ke 2 di OS (oral surgery). So tyme tu tengah buat operation dengan teman indonesia. Kalau ikut peraturan kan kene “sengseng” baju sampai ke atas siku. Lipat la lengan baju dengan memakai handsock untuk tutup aurat. Sumpah tak tahu memang tak boleh pakai handsock atau sebarang kain yang tutup lengan takut terkena infection. Maka dengan muka berlagaknya jumpa dokter hanya semata-mata nak cakap “dr saya sudah siap” dan tak pasal-pasal kena sembur dengan dokter. Merah muka masa tu dengan keadaan malu. Memang betul aku tak tahu peraturan kena tanggal semua benda kat tangan. Cuba bayangkan dokter lily suruh teman aku lipatkan baju sampai atas siku. ATAS SIKU ok! Di depan budak laki. Itulah first time dalam hidup aku rasa malu teramat sangat. Sampaikan nak menagis pun ada. Maka aku pun blah dari situ buat kerja sendiri. After done semua kerja. Dokter lily panggil semua budak cycle semata2 kes aku. Maka dia pun terangkan kenapa kena buat macam tu. Aku tak bagitahu plak yang handsock tu memang khusus tuk buat OP (operation). Tapi memang dr lily bagi reason yang buat aku faham kenapa peraturan macam tu. Maka habes satu malam aku bukak internet tanya ustaz pasal kes ni. In case benda ni dalam darurat maka diperbolehkan. Memang kalau masuk OS tak sampai seminit wudhu’ sudah terbatal. Ada sahaja gejala sosial yang tidak diingini. Alahai anak mak.

Kesimpulan : banyak benda yang dapat di koas. Terima kasih ya Allah sebab bagi peluang merasai keindahan ujian ini. Benda ini semua mematangkan diri. Rindu akhwatku~

Friday, February 1, 2013

Bedah buku



Alhamdulillah. Sempat saya refresh balik buku Ma’alim fi ath-thariq saat saya di Oral surgery. Memang benar kata orang kalau kita baca dengan hati maka buku itu akan bertambah menarik even first time dulu saya baca buku tu saya akan mengantuk. Dan saya terpaksa membaca kembali saat mahu menyampaikan pada seseorang sebab saya bukanlah seorang yang genius untuk mengingat balik.

Buku yang sangat sesuai untuk mereka yang nak bergerak saat jahiliyah masih ada dalam diri. Buku ni banyak membicara tentang akidah yakni identitas seorang muslim. Dan buku ini once kita baca akan mengalami proses transformasi yang sangat luar biasa. Buku yang luar biasa untuk mereka yang mahu menjadi hamba yang luar biasa!

Dan misi saya untuk bulan ini mahu menghabiskan 3buah buku dakwah since saya kat teratak kauthar sorang2 je yang tinggal. Adik2 pun dah pulang. So saya kene struggle jaga iman sebab once saya lalai, saya hanyut sebab mereka tiada untuk memerhatikan saya. Lets keep our mutabaah everyday!

Dan alhamdulillah saya sempat mengikut halaqah PKS. Hanya memerhati. Subhanallah sangat luar biasa! Keluarga mereka sanagt luar biasa. Er terasa diri kerdil sesangat. Kalau saya bicara pasal harian mereka tak cukup sehari untuk menulis. Pokoknya saya sangat terinspirasi dan mudah2an inspirasi itu mempengaruhi diri saya. Peace!

Detik itu





Detik itu
Allah menemukan aku insan yang bernama murobbi
Mengajar aku arti tarbiyah
Mengajar aku arti hidup
Tanpa putus asa
Tanpa penat lelah

Detik itu
Aku berjumpa akhwat yang sama inginkan tarbiyah
Bergerak bersama
Bertemu jiwa tenang
Berpisah jiwa gelora
Doa pengikat ukhwah kami
Janji bersama
Cinta sampai ke syurga
Demi mendapat redha Allah
Demi mendapat syafaat sang kekasih
Detik itulah  menjadikan aku sang dewa cinta


#qamarunnajmi#

Tarbiyah jalan ke syurga






Bismillah. Segala puji bagi Allah. Alhamdulillah saya masih mampu menunaikan sebagai hamba dimuka bumi dalam keadaan diri yang cukup sehat. Besok saya akan bersendirian di teratak Kauthar. Bekalan iman yang banyak harus tersemat dalam jiwa agar tak tergelincir dalam jalan perjuangan kerna sukar untuk saya menjaga iman tatkala seorang diri. Pasti ada sifat jahiliyah yang hadir dalam diri. Moga Allah jaga hati saya. Itulah pentingnya tarbiyah dalam diri. Bukan sekadar mahu jadi baik tapi untuk menjaga hati. Ya memang Allah yang pegang hati kita, namun Allah meletakkan segala2 pada diri kita. Allah sudah memberi jalan yang lurus, so terpulang pada diri kita nak ikut atau tak nak. Maka beruntungla orang yang ikut tarbiyah.

Allah banyak kali menegur saya tatkala saya mempunyai banyak masa terluang namun tidak menggunakan sebaik mungkin. Dan kini bila saya mula sibuk, baru saya sedar akan kejahilan yang saya lakukan. Dan sejak akhir-akhir ini saya merasakan saya orang yang “tertinggal” dan sering memberi alasan. Dan tindakan saya ditegur bila masa saya “dicuri”. Indah masa sedetik itu.

insyaAllah, saya akan membahas kan “trilogi tarbiyah” dimana bahan ini saya akan jadikan silebes untuk adik2 usrah. Bahan ni sangat penting untuk mereka yang merubah menjadi lebih baik. Tiada manusia yang luar biasa kecuali mereka yang mahu mengenal islam melalui tarbiyah. Tanpa tarbiyah manusia akan berada dalam kejahilan selama mana ia tidak berusaha untuk keluar dari kepompong itu.

Seorang yang jahil ingat berubah menjadi lebih baik perlukan tarbiyah agar dia sentiasa istiqamah.  Yang menjadi penyejuk jiwa dan penenang hati bila orang menghampirinya. Hebat dan luar biasa orang yang mengikut tarbiyah. Dan kitalah yang sebenarnya menentukan komitmen kita dalam tarbiyah. Sebab itu tarbiyah sangat diperlukan agar dapat menongkah jahiliyah yang tak henti2 menghambat jalan dakwah.

Tarbiyah biasa bersifat :
  1.  Berterusan – dimana bukan hanya bertemu diusrah seminggu sekali. Tapi usrah sebenarnya bila kita berada dalam kelompok masyarakat dan praktikkan apa yang dibahas dalam usrah. ingat untuk menjadi daie yang super dan memastikan dakwah yang kita sampaikan pada mad’u kita, harus amalkan dan menjadi qudwah yang terbaik.
  2. Membentuk sahsiah – seperti point satu yang dijelaskan
  3. Bertahapan – tarbiyah bukan hanya ikut usrah. ada tahap2 bagaimana untuk kita istiqamah. Marhalah tarbiyah harus diikut agar kita sentiasa ada dalam jalanNya
  4.  Menyeluruh – kebaikan tidak akan berdiri dengan kukuh jika masih ada sifat jahil dalam diri J

Tarbiyah jalan ke syurga. Manusia yang waras sahaja yang pilih jalan ini.

“Demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan) nya, maka DIA mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketaqwaannya, sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu) dan sungguh rugi orang yang menotorinya” Assyams : 7-10

Mereka yang mengalami proses pentarbiyahan akan rasa nikmatnya iman dan islam. Sebab itu saya katakan tabiyah itu syurga dunia untuk mereka yang faham. Ya memang payah tatkala berada dalam alam tarbiyah namun sebenarnya nikmat. Kerna nikmat iman, islam, ukhwah menjadi pengubat bagi mereka yang nak berubah menjadi baik. Besi yang berkarat digosok dengan kuat pun kita rasa penatnya apatah lagi sifat yang jahil dalam diri yang xnampak tapi kita nak buang jauh2. Sebab itulah proses pentarbiyahan bukan proses sdn.bhd tapi dalam jemaah!

Apa itu tarbiyah?

Pernah saya tanyakan pada murobbi saya apa definisi tarbiyah mengikut yang kita faham. Ada yang menjawab dari xbaik ke baik. Dari faham jadi faham. Dari jahil jadi berilmu. Dan hampir semua menjawab itu adalah proses pendidikan nak membentuk jiwa dan akhirnya membawa perubahan dalam diri. Kadang2 saya takut konsep tarbiyah salah diartikan membawa mereka merasa resah dan berat once dah faham tugas kita apa dimuka bumi. Sebab itu, proses pentarbiyah itu harus bertahap dan berterusan. Dan mereka sendiri akan faham once mereka alami sendiri. Maka definisi tarbiyah kadang2 boleh menjadi “skandal”

Trilogi tarbiyah...

Mereka yang faham akan mengalami sendiri trilogi tarbiyah. Tilawah, tazkiyah dan ta’lim

“Ya tuhan kami, utuslah ditengah mereka seorang rasul daripada kalangan mereka sendiri, yang akan membacakan kepada mereka ayat2MU dan mengajarkan Kitab Al-quran dan hikmah kepada mereka dan menyucikan mereka. Sungguh, Engkaulah yang maha Perkasa , Maha Bijaksana “ 2:129

Trilogi tarbiyah bukan bahan silibes yang skema yang harus kita ikut. Trilogi tarbiyah (TT) mengajar kita bahwa tarbiyah itu bukan study+hafal = exam. Bukan juga hanya semata2 falsafah dan doktrin. Tarbiyah itu sifat dia “mengubah, revolusi , transform” dari jahil kepada islam. Tarbiyah itu dari sibgah taghut ke sibgah Allah. Sebab tu tarbiyah tu sangat memerlukan trilogi setiap wasilah yg kita ikut etc daurah ke mukhayyam. Sebab dari TT la melahirkan qaedah sulbi (yang akan saya bahaskan tantri nanti).

  1. Tilawah – memberi ilmu agar murobbi tahu
  2. Tazkiyah – mebersihkan diri agar jadi mahu untuk berubah (amalkan apa yang dia tahu)
  3. Ta’alim- mengajar dan meningkatkanu potensi diri agar berusaha sampai mampu untuk berubah. Dalam proses ni perlu mendidik murobbi agar rasa nak dahagakan ilmu supaya dia faham dan terus bergerak.

Sungguh indah bagi mereka yang ikut proses tarbiyah. Ingat bukan mudah dalam proses itu dan itu memerlukan pengorabanan yang sangat luar biasa. Hanya nikmat islam+iman+ukhwah mampu menghilah rasa perit+payah dalam perjuangan itu. Maka beruntung orang yang mengikut tarbiyah.

Semoga kita tidak menjadi golongan yang sentiasa beri alasan, tertinggal gerabak kereta api.

p/s : beruntung sebenarnya orang yang berada dalam keadaan yang sibuk agar Allah tapis siapakah yang benar2 berjuang dalam agamaNYA.

Wednesday, January 16, 2013

Diri saya

Bismillah dengan nama Allah yang maha pemurah dan maha penyayang

Alhamdulillah. Syukur kehadrat ilahi. Genap 24tahun saya hidup pada 31 disember. Allah masih memberi peluang untuk saya berkhidmat sebagai hamba Allah. Dan terima kasih pada sahabt2 yang memberi ucapan. Seronok dapat hadiah dan kek yg banyak2. Dan paling saya terkesan ucapa yang diberi pada murobbi saya. Jazakillah ukhti. Terima kasih akhwat "humaira" doakan kakakmu, terima kasih akhwat "hurul al-ain" buat majlis makan meraikan dan ada scene dramatik. Dan akhwat "kauthar" yang sudi nyanyi pagi2 buta atas request saya even ntunna masih di jakarta. Terima kasih pada semua yang saya xsebut. Dan terima kasih pada siklus clinical  saya sebab xbuat apa yang kalian plan kan. Mujur waktu tu saya balik malaysia. Simpanlah telur2 anda tu. Hahaha.

Hijrah

Ya. Saya berhijrah demi janji saya pada Allah. Bukan suatu yang mudah untuk berhijrah. 2 bulan saya muhasabah diri saya. Since saya masuk clinical banyak benda yang berlaku dalam diri saya. Teguran dari Allah buat saya yang lalai.

Dalam situasi saya sebagai seorang bakal dokter, situasi saya sebagai seorang anak kepada orang tua yang sudah lama tinggal di kampung yang terlalu phobia dengan islam dan situasi saya sebagai bakal seorang pendakwah di malaysia. Dalam keadaan saya yang mahu berhijrah boleh mendatangkan fitnah pada diri saya. Dan saya nekad untuk istiqamah memakai niqab. Permulaan yang sukar kerna saya harus beradaptasi dengan masyarakat yang melihat keanehan dalam pemakaian niqab. Namun alhamdulillah. Allah permudahkan urusan saya. Namun agak sukar saya mengekalkan penghijrahan waktu saya kembali ke indonesia. Tidak tahu mengapa. Kerna pemakaian niqab tidak dibenarkan sewaktu saya bekerja. Saya raikan hujah mereka. Ada benarnya. :)

Terima kasih pada kak lin sebab bagi semangat tuk saya berhijrah. Syukran ukhti!

Diri saya

24 tahun saya hidup. Saya xnak expect semua orang suka saya. Ada yang tak suka tingkah laku saya yang friendly, "galau" dan emosi. Jujur sikap saya xsama dengan semua orang yang saya kawan. Overall yang saya observe dlm diri saya, saya adalah seorang yang emosi, mudah kecil hati, suka bising, suka galau dan saya mudah cemburu once kalau mereka lebih pandai dari saya. Dan dalam sehari tu, perkataan maaf sering saya ucap. Mudah saya maafkan orang namun sukar saya nak menatap orang yang membuat saya kecil hati. Itulah saya. Dalam dunia tarbiyah semua mengajar saya berdapang dada. Jadi saya harus berdapang dada dengan semua orang. Tarbiyah mengajar saya segala2. Tarbiyah juga mengajar saya arti cinta sebenar. Sebelum saya mengenal tarbiyah, saya mudah membenci orang yang membuat saya kecil hati. Sampai kan waktu saya dimatrik, saya hanya bersahabat dengan "budak surau". Namun bila saya berinjak ke dunia tarbiyah sebenar, saya berkawan dengan pelbagai orang, baru saya sedar dunia ini tidak sama seperti yang kita pikirkan. Terima kasih ya Allah kerna sentiasa tunjuk jalan yang terbaik. :)

Mohon maaf. Saya hanya manusia biasa. Saya tak dapat puaskan hati masing2. Ya kadang2 saya terpaksa menjadi hipokrit untuk memuaskan hati semua orang. Saya cuba yang terbaik untuk melapangkan hati semua. Maaf kalau saya gagal melapangkan hati ntunna semua. 

"mereka telah diliputi kehinaan dimana saja mereka berada kecuali jika berpegang pada agama Allah dan hubungan dengan manusia......"  3:112

Dan saya seorang yang mudah dibuli. :)

p/s : Oleh kerna banyak ucapan besday pasal baitul muslim, tetiba hati saya pikir pasal mak. Ohh mak!

Sunday, December 16, 2012

Sayonara jahiliyah

Alhamdulillah baru selesai daurah "SJ dan fikratunna" adik2 infiru. To say kepada Sayonara jahiliyah bukan sesuatu benda yang mudah. Perlukan mujahadah. Lebih2 orang yang membentangkan tajuk ni . Kadang-kadang fikir tentang diri betapa beratnya membawa tajuk ni dalam keadaan jahiliyah yang tebal seinchi. Moga Allah mempermudahkan urusan untuk berubah kepada yang lebih baik dan semoga Allah memberi kefahaman adik2 dalam daurah ni.

Jahiliyah dalam usrah

Bukan mudah ya menjadi seorang murobbi. Dahulu. Saya tak suka usrah kerana sering membincang pasal hati, pasal peranan kita sebab saya lebih berminat membincang pasal fiqh, syariah , siasah dan dll. Dulu saya pernah menjadikan murobbi saya terpinga2 dengan persoalan saya yang berkaitan dengan hukum2. Bila mana saya sekarang menjadi murobbi kepada adik2 yang sering menyoalkan benda ni, saya rasa macam annoying. Baru saya tahu perasaan murobbi saya tika itu. Bila mengenangkan hal itu, betapa jahiliyahnya saya masa tu. I need to change to be a good murobbi. A good mutorobbi. A good daie. 

“Apakah hukum jahiliah yang mereka kehendaki ? Dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi yang yakin?” (Al-Ma’idah : 50)