Saturday, March 27, 2010

awas virus hepatitis



Semalam.
Tragedi yang sungguh membuat saya tersentak. Membuat saya sedikit terpaku. Saya memikir kembali. Iman dicek kembali. Alhamdulillah. Ibadah seiring dengan iman. Nothing problem. But saya cek kembali dengan perjuangan saya. HANCUR. Serius. Sahabat saya dari malaysia bertanya, dalam program apa sekarang. Sibuk ke. Ya saya sibuk. Sibuk dengan pelajaran. Hati saya yang jahat bertandang "datang sini bukan nak berjuang nak stadi la". Cukup iman,akidah dan ibadah saya laksanakan. Namun erti perjuangan (harakah) saya kurang aplikasikan sejak akhir2 ini. Ketawa mengilai saya mengenang sikap saya. Namun dalam masa yang sama saya menangis teresak-esak seakan anak2 dalam buaian mengenang dengan nasib saya. Cukup nabilah be matured n profesional. Pengaduan kamu hanya pada ALLAH. Refleks pada diri sendiri. Sebab kamu yang tentukan hala tuju kamu. If kamu nak sesuatu sudah tentu kamu tidak akan abaikannya. Dah. Malas nak layan sifat down saya lama-lama. Jangan sibuk dengan benda laghah. Istighfar dalam hati. Bagi orang tazkirah, nasihat berjela2, tarbiyah kat orang. Tapi diri sendiri tidak ditarbiyahkan. Diri sendiri dalam down. Positif ok. Tak ingat kata-kata sahabat nabi, tapi bunyi dia lebih kurangla macam 2.
"jika kamu sibuk memberi orang peringat atau mentabiyah diri sendiri namun kamu sendri tidak ditarbiyahkan, sesungguhnya perbuatan kamu itu sia-sia"

Refleks pada diri sendiri.

Amrodhul Qulub

HATI itu dapat hidup dan dapat mati, sehat dan sakit, menagis dan ketawa. Dalam hal ini, lebih penting dari pada tubuh. Allah berfirman, artinya:

"Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya."(Al-Anam : 122)

Berbicara pasal ini membuat kan saya tersenyu-senyum dengan gelagat manusia disini. (refleks pada diri sendiri). Ramai curhat pada saya, tentang sindrom" sensitivitas". Assume dan membuat kesimpulan Amrodhul Qulub(penyakit hati) la itu. Akui saya pun tidak terlepas dengan penyakit hati, sebab fitrah kata kan. penyakit hati ni terbahagi pada 2. penyakit syubhah dan syahwat


Allah juga berfirman, artinya:
"Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya..." (Al-Baqarah : 10)
Allah juga berfirman, artinya: "Dan adapun orang yang didalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, di samping kekafirannya (yang telah ada)." (At-Taubah : 125)


Penyakit hati ni penyakit syubhat. Syubhat? Bahya tu. Penyakit ini lebih parah daripada penyakit syahwat. Karena penyakit syahwat masih bisa diharapkan sembuh, bila syahwatnya sudah terlampiaskan. Sedangkan penyakit syubhat, tidak akan dapat sembuh, kalau Allah tidak menanggulanginya dengan limpahan rahmat-Nya. So hindarkan perkara2 syubhah kalau tak nak penyakit hati berjangkit.

Penyakit syahwat?

"Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara (melembut-lembutkan bicara) sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya. " (Al-Ahzab:32)
Ini yang disebut penyakit syahwat.


Bhaya sungguh penyakit hati. Kadang2 penyakit itu menular sehingga parah tanpa kita sedari. Parah dari penyakir kardiovaskular atau penyakit rheumatik acute kerna penyakit itu hanya derita didunia tapi penyakit hati derita didunia dan akhirar. Sungguh sakit penyakit hati itu. Even sezarah pun hati kita ada penyakit hati maka hancurlah akhlak+akidah+iman yang dibina

Rasulullah saw. bersabda, “….Bahwa dalam diri setiap manusia terdapat segumpal daging, apabila ia baik maka baik pula seluruh amalnya, dan apabila ia itu rusak maka rusak pula seluruh perbuatannya. Gumpalan daging itu adalah hati.” (HR Imam Al-Bukhari)


Sombong

"orang yang tinggal di white house dan orang yang tinggal di pondok buruk mana yang lebih baik"??. (ayat meniru). Tidak kisah lah mana2 pun tempat yang kita duduk diatas o bawah, but jadilah hamba2 yang bersyukur. Takbur pasti lebur. Saya tidak ingat ayat mana, cari tidak jumpa "terlalu sedikit hamba2ku yang bersyukur". Tadabbur ayat arrahman "nikmat tuhan mu manakah yang kamu dustai". Renung kembali bila merasai nikmat ALLAH, banyak sangat hutang kita pada ALLAH, tidak mampu membayarnya. Cuma ALLAH pinta jadilah hamba2 yang bersyukur atas nikmatnya. satu sahaja yang dipinta. Tidak mampukah kita menunaikan permintaan ALAH. Klau tidak mahu (sombong) menjadi hambaNYA, sila bayar hutang anda. MAMPUKAH ANDA.??? ya ALLAH aku pinta janganlah kau jauhi aku dengan hidayah MU. Jadikan lah aku hamba2 yang bersyukur.
“Janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia karena sombong dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” [Luqman 18]

Takjub

"Aku sudah pintar", maka sesungguhnya dia sudah menjadi bodoh dengan sendirinya. -Luqman Hakim

Ilmu dituntut 0.0001% rasa sudah diri pandai. NAUZUBILLAH. Kagum dengan diri sendiri bukankah mirip dengan sombong.


IRI HATI n DENGKI

Lihat sekitar anda. Kaum melayu bukan orang islam. Sungguh banyak ORANG melayu mempunyai iri hati dan dengki sehingga sanggup membuat perkara yang dilarang ALLAH. "SANTAU".

Inikah ajaran yang diajar oleh islam. Sungguh hina orang melayu sehingga iman+akidah dipertaruhkan di hujung tanduk syaitan. YUKK jadilah islam yang sebenar2nya

"wahai2 orang beriman! masuklah kedalam islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah2 syaitan. sungguh ia musuh yang nyata bagi kamu" (surah al baqarah:208)

Cumain kita hanya boleh iri pada dua benda yakni sedekah dan ilmu

Tidak ada iri hati kecuali terhadap dua perkara, yakni seorang yang diberi Allah harta lalu dia belanjakan pada jalan yang benar, dan seorang diberi Allah ilmu dan kebijaksaan lalu dia melaksanakan dan mengajarkannya. (HR. Bukhari) [HR Bukhari]
jika anda melihat kesenangan orang atau iri pada orang lain akan hartanya,kekayaannya doa agar dihindari dari penyakit hati supaya yang bersangkutan dilimpahi barakah. AMEEN ya ALLAH

Apabila seorang melihat dirinya, harta miliknya atau saudaranya sesuatu yang menarik hatinya (dikaguminya) maka hendaklah dia mendoakannya dengan limpahan barokah. Sesungguhnya pengaruh iri adalah benar. (HR. Abu Ya’la)

Dengki lebih hebat dari iri dan parah penyakitnya dari iri sehingga boleh memudaratkan orang lain. Kesenangan yang dikecapi i2 pun mahu jelous sama.

“Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.” [Al Falaq 5]


KESIMPULAN

Hati2 dengan penyakit hati. If dah menular ke bahagian yang lain, susah mahu obatinya. Pahla+akidah+iman+akhlak jadi taruhan. ALquran obatnya sunnah antibiotiknya. Maka janganlah kamu menjauhi 2 benda ini alquran dan sunnah. Bila sudah mendekati alquran memahaminya dengan pebuh perassan, nescaya kemanisan iman dapat kita kecapi. So penyakit hati boleh la diobati. Serius sangat bahya kalau ada penyakit hati. Saya ambil masa berhari2 untuk singkirkannya sebab saya manusia yang imannya naik turun. ALAHAMDULILLAH ALLAH xpinggirkan saya . Pesan saya jangan miz dengan alquran walau sehari. zikir obatnya.


DUNIA YANG HINA riwayat al-tarmizi : drp Abu Hurairah r.a Nabi s.a.w bersabda "Bukanlah dunia itu dilaknati.Apa yang ada padanya dilaknati melainkan zikrullah dan apa yang berkaitan dgnnya ; dan org yang berilmu atau org yg menuntut ilmu"

Saya nak jadi orang yang berilmu. Saya memang takut hadapi kehidupan ini. Naek pening da. Tapi benda ini berbalik kat saya. Muhasabah yang penting. Jangan mengeluh sebab saya sudah membenci orang yang mengeluh. I2lah jalan yang kita pinta. positif thinking nabilah. Tenx to kak mar n kak aimi coz ayat2 nda ada saya masukkan dalam blog. Kalau baca silalah komen .


P/S 1: da lama saya tidak update. Sebab saya jarang on9 sejak sebulan lepas. Laptop saya dikuarantinkan
p/s 2 : tidak terlambat saya ucapkan sanah helwa kepada sahabat saya farzileyati, fadilah, kak nasibah. Moga menjadi pemangkin ummah yang berjaya. Saya tidak ada ayat power2 nak bagi wish.
p/s 3 : saya nak qada balik para blogger yang saya tinggalkan. saya nak jejak nda balik. jaga2.
p/s 4 : ni paling penting. SAYA NAK JADI DOKTER YANG HARAKI.


4 comments:

mardhiah_taj said...

wow..menarik..tulisan berdasarkan pengalaman paduan dgn ilmu yg ada..serta niat kerana Allah..insya Allah..amin..
:) teruslah bermujahadah... jom kita bayakkan beristighfar..syahadah...zikir lailahaillallah....
jom kurangkan tido..kurangkan mkn..kurangkan ckp perkara sia-sia...bg mengilak hati mati

qamarunnajami said...

hu2..
ye dia sudah menjelma akhirnya..hu2..syuk2 kak mar..

JoJAr said...

salam kak sau..
alhamdulillah sama2 kita ubati penyakit hati kita spy jgn smpi fibrosis..hehe
akk nk mntk izin menyebarluaskan post ni leh..spy mnjadi pencetus kpd sahabat2 kita mncari ubat hati..ok?

qamarunnajami said...

to kak hajar..
tafaddal ya ukhti..
dalil2 dlm post nie bayk saya cedok dr daurah+pengajian kat cinie..mohon tunjuk ajar juga..