Sunday, February 12, 2012

Ikhlas

Salam sahabat. Maaf hampir 6 bulan saya tidak menulis di Teratak ini. Dan baru saya sedar saya mempunyai sebuah blog. T-T

Alhamdulillah. Allah masih memberi peluang kepada saya untuk menggunakan masa sebaiknya dalam kerja dakwah dan study. InsyaALLAH saya akan masuk klinikal pada bulan 3 dan doakan saya agar lepas ujian thesis. Moga ALLAH redha dengan usaha saya.

Ikhlas.

Suka saya bercakap pasal ikhlas. Bila dalam usrah, saya selalu tekankan bab ikhlas pada adik-adik "pasput". Sebab apa-apa yang dilakukan harus beserta dengan niat. Even makan pun kene niat. Sampaikan Umar abdul Aziz, mahu berjalan selangkah pun beliau berniat. Betapa pentingnya niat dalam melakukan sesuatu. Kenapa? Sebab setiap perbuatan adalah ibadah, tidak pantas kalau dilakukan kecuali atas dasar mencari keredhaan ALLAH. Datz why apa-apa yang dilakukan harus lilhitaala. Setiap perkara yang dilakukan tanpa niat mendekat diri dengan ALLAH maka perbuatannya sia-sia.

"Sesungguhnya ALLAH tidak menerima amal kecuali yang ikhlas dan dengannya ia mencari keridhaanNYA" ~HR AN-Nasa'i~

Tadabur surah al kahfi: 110

Say: "I am but a man like yourselves, (but) the inspiration has come to me, that your Allah is one Allah. whoever expects to meet his Lord, let him work righteousness, and, in the worship of his Lord, admit no one as partner.

"in the worship of his Lord, admit no one as partner" - maksud ayat ini jangan sesiapa pun meyekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Rabbnya. Ikhlas. Word yang senang nak explain. Harus kita ketahui yang kita mempunyai target "kenapa kita hidup di bumi". Simple answer. "Pengabdian pada ALLAH". Refer balik surah al baqarah : 143 pasal shahadatul haq.

Keikhlasan merupakan rahsia di sisi ALLAH. Ikhlas adalah rahsia antara ALLAH dan hambanya. Ia tidak diketahui malaikat sehingga ia tidak kuasa menulisnya. Tidak pula diketahui setan, sehingga ia tidak kuasa merusaknya.

Ya. Saya akui ikhlas itu sangat berat. Even saya, ketika memulakan suatu perkara lilhitaala, tapi bila diuji saya cepat mengeluh. Mudah bicara tapi berat melakukan. Datz why, ikhlas itu bukan dari kita sebenarnya tapi dari ALLAH. Maka mintaklah dari ALLAH agar ikhlaskan hati kita. Sungguh ALLAH itu maha membolak balik hati hambaNYA.

Sahl bin sa'd pernah ditanya "apakah yang paling sulit bagi jiwa"? Beliau menjawab "ikhlas". "Kenapa sulit"? "kerna ketika ikhlas jiwa tidak memiliki bagian sedikit pun".

Saya teringat seseorang pernah berkata, suatu yang mulia disunia adalah ikhlas,paling mulia adalah paling sudah. :)

Perbaiki niat awal keikhlasan

"sesungguhnya semua amal itu dengan niat. Dan sesungguhnya bagi setiap orang itu apa yang ia niatkan "

Bagaimana menjadi orang yang ikhlas? Dengan mencari niat. Bagaimna mencarinya? Simple. Mulailah dengan hal-hal yang kecil. Niatlah dulu jika ingin belajar. Latih setiap masa. Displin kan diri setiap perkara harus dibuat niat. Takpun tulis dalam kertas dan tampal didinding. Moga ALLAH redha dengan usaha kita. Dan setiasa doa agar ALLAH permudahkan jalan kita untuk mendapat sebuah keikhlasan.

"Wahai Rabbku, berikanlah aku niat yang baik, wahai tuhanlu perbaguskanlah niatku, wahai rabbku berilah aku niat ikhlas"

Jadikanlah niat itu satu kebiasaan. Niat mengubah adat kebiasaan menjadi satu ibadah.

"katakanlah sesungguhnya solatku ibadahku hidupku dan matiku adalah hanya untuk ALLAH...." al an'am : 162

Setiap perkara yang ditinggalkan kerna takut kepada ALLAH maka diberi satu kebaikan. Jika berniat melakukan suatu perkara maka dituliskan satu kebaikan. Jika melakukannya ditulis 10 kali kebaikan sehingga 700 kali lipat ~al bukhari~

Moga ALLAH redha dengan kita

Note 1: Alhamdulillah ketika ALLAH uji saya dengan penyakit hati, saya banyak muhasabah. Walau berat melaluinya, namu saya yakin hikamahnya lagi besar apa yang saya imagine kan
Note 2 : ya saya terlalu obses dengan ukhwah.
Note 3 : Doakan saya agar istiqamah dalam melakukan thesis.


Berharap saya seperti diatas.

No comments: