Thursday, June 11, 2009

pahitnya perpisahan


Manisnya pertemuan pahitnya perpisahan. Itulah yang aku mampu gambarkan ketika aku pulang ke malaysia. Perpisahan itu pahit walau ia mendatang pelbagai kemanisan.Ah... bagaimana pun air mata kadang mampu menyihir detik-detik perpisahan: menghapus debu kesal yang ada selama perjalanan bersama, menyegarkan daun kenangan, meneteskan embun doa dan asa untuk bahagia.

Sungguh pertemuan dan perpisahan itulah adat manusia. setiap pertemuan hiasilah dengan senyuman yang indah dan setiap kali perpisahan redhailah dengan hati terbuka sesungguhnya setiap pertemuan dan perpisahan itu mestilah kerana ALLAH. Kadang kala kita mengharap setiap pertemuan tidak berakhir dengan perpisahan. Kita ini manusia yang biasa kadang kala tidak dapat menerima saat perpisahan kerna perpisahan itu amat pahit untuk diterima. Sungguh setiap pertemuan kita ikat ia dengan sebuah ikatan yang amat berkilau,sebuah ukhwah yang kita bina seteguh gunung emas sultan melaka. Kadang kala ikatan itulah diuji dengan pelbagai ujian yang bertimpa-timpa, hanya keimanan dan ketakwaan mampu mempertahankan ukhwah yang kita dibina kerana ALLAH. Persahabatan terjalin sepanjang kehidupan kita sebagai pendaie walau diuji dengan pelbagai rintangan yang menular. Namun kerna persahabatan dijalin kerna ALLAH maka dapatlah kita bina suatu hubungan yang haraki. dan terima kasih juga kepada sahabt-sahabat yang sedia menemaniku sepanjang kehidupan aku yang bergelar pendaie. Terima kasih ini aku tujukan kepada sahabatku kak aesyrin,kak naila, wani dan sahabat yang akan pulang ke malaysia untuk teruskan perjuangannya disana. hanya doa yang mampu ku kirimkan

untukmu :

"Sahabat... Biar pun perpisahan memisahkan kita, memisahkan jarak kita dan memisahkan pertemuan kita tetapi apa yang lebih penting di sini adalah ikatan persahabatan kita.... Biar dimana jua kita berada....erti persahabatan kita adalah amat bermakna. Apa yang pasti iringilah doa kita dengan memohonkan keampunan dan kesejahteraan buat semua sahabat kita. Perjuangan harus diteruskan....Kehidupan juga mesti diteruskan....Rintangan dan Cabaran hanyalah ujian....Apa yang pasti hala tujuan tidak bersimpang. InsyaALLAH.. Doakanlah kami disini agar dapat meneruskan hidup dan tabah dalam menghadapi mehnah dan tribulasi. Akhir kalam dariku,hanya kupinta doamu mengiringi perjuangan ku untuk menghidupkan tarbiyah di bumi walisogo ini. titipkan lah doa perjuangan itu pada bayu agar ia kirimkan kepadaku. Salam ukhwah dari ku untuk kak naila,kak aesyein, wani dan sahabat-sahabat yang lain "

lagu khas untukmu


.
Pertemuan kita di suatu hari
Menitikkan ukhuwah yang sejati
Bersyukurku kehadap Illahi
Di atas jalinan yang suci

Namun kini perpisahan yang terjadi
Dugaan yang menimpa diri ini
Bersabarlah diatas suratan
Kutetap pergi jua

Kan kuutuskan salam ingatanku
Dalam doa kudusku sepanjang waktu
Ya Allah bantulah hamba-Mu

Mencari hidayah dari pada-Mu
Dalam mendidikan kesabaranku
Ya Allah tabahkan hati hamba-Mu
Diatas perpisahan ini

O.. uwo.. ho..

Teman betapa pilunya hatiku
Menghadapi perpisahan ini
Pahit manis perjuangan
Telah kita rasa bersama
Semoga Allah meredhai
Persahabatan dan perpisahan ini
Teruskan perjuangan

Kan kuutuskan salam ingatanku
Dalam doa kudusku sepanjang waktu
Ya Allah bantulah hamba-Mu

Senyuman yang tersirat di bibirmu
Menjadi ingatan setiap waktu
Tanda kemesraan bersimpul padu
Kenangku di dalam doamu
Semoga... Tuhan berkatimu


p/s 1: sedey..sesungguhnya setiap pertemuan pasti ada perpisahan..ku akuri semua itu..takdir ALLAH menentukan segalanya..cuma kuharap semangat perjuangan ini tidak pernah pudar dalam jiwaku..

p/s 2: kini aku dah sampi malaysia..rindu akan kenangan-kenangan sepanjang persahabtan yang terjalin di bumi walisogo

No comments: